1 Korban Selamat Sudah Pulang Tapi Belum Lapor, Basarnas Revisi Data Korban

2 korban selamat saat berada di Gilimanuk untuk memberikan keterangan kepada petugas. Basarnas revisi data korban selamat dari tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya. (doc/basarnas)

BANYUWANGI – Basarnas revisi data korban selamat akibat tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya setelah melakukan konfirmasi ulang terhadap pihak terkait. Langkah ini mereka lakukan karena ada tambahan korban selamat yang sudah pulang ke rumah namun tidak melapor ke Posko SAR Gabungan di Gilimanuk.

Basarnas sebelumnya sudah me-release data korban selamat, pada Kamis (04/7/2025). Awalnya tercatat terdapat 29 orang korban selamat. Petugas sudah menyerahkan 21 korban ke pihak keluarga di Ketapang. Dan 8 orang korban lainnya ke pihak keluarga di Gilimanuk.

Namun setelah ada konfirmasi dan rekonfirmasi, ternyata ada 1 tambahan korban selamat dan sudah dibawa pulang oleh keluarga di Gilimanuk. Basarnas sebelumnya sudah mendapatkan konfirmasi dari ASDP dan Kepolisian adanya perubahan data.

Karena itu, Basarnas memastikan ada 36 korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya. Rinciannya adalah 30 korban selamat dan 6 orang meninggal dunia. Hingga tersisa 29 korban hilang sesuai dengan data manifest kapal. Basarnas melaporkan revisi data korban selamat ini melalui unggahan di akun Instagram.

“Sebelumnya dari data nama korban selamat tidak ada korban atas nama Yudi atau Wahyudi. Namun ternyata yang bersangkutan sudah ditemukan selamat dan sudah dijemput oleh pihak keluarga di Gilimanuk tanpa melapor terlebih dahulu kepada Posko SAR Gabungan di Gilimanuk,” kata Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan BASARNAS, R Eko Suyatno.

Tim SAR Gabungan sudah sisir seluruh Selat Bali dari darat, laut dan udara untuk mencari korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, Jumat (4/7/2025). Pencarian secara intensif ini melibatkan jumlah alat dan personil lebih banyak.

Meski begitu, Basarnas pada hari kedua operasi pencarian belum menemukan korban baik selamat maupun meninggal dan data belum banyak berubah.

Sebelumnya, KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di Selat Bali, Rabu (2/7/2025) karena cuaca buruk. Laman dephub.go.id memastikan lokasi dan waktu KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam dalam perjalanan dari Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk. (*)

Exit mobile version