Ambil Air Kok Malah Nyemplung Sumur

  • Bagikan
Petugas gabungan mengangat korban menuju kendaraan, Senin (26/4/2021)

PENULIS : HARYADI NURYADIN

CILACAP – Mengambil air dari sumur menggunakan timba, sudah menjadi kebiasaan hampir sebagian besar warga. Terutama bagi mereka yang masih tinggal di daerah pinggiran. Timba ini menggunakan ember yang dikaitkan dengan tali dari ban bekas dan katrol. Alhasil, air bisa dinaikan ke atas sumur tanpa harus bersusah payah.

Namun saat menjalani ibadah puasa, mengambil air dari sumur ini bisa menjadi pekerjaan yang melelahkan. Bahkan bisa saja membawa derita karena tengah menahan rasa haus dan lapar.

Seperti yang dialami oleh Erwin Sutikno. Pria berusia 40 tahun dan tinggal di Jalan Dr wahidin No 10 RT 06 RW 03, Desa Sindangsari Kecamatan Majenang, Cilacap ini terjatuh dan nyemplung ke dasar sumur saat tengah menimba air.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 10.30, Senin (26/4/2021) ini langsung mengundang perhatian warga dan aparat desa. Mereka lalu meminta bantuan dari aparat terkait seperti Petugas Pemadam Kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satpol PP dan lainnya.

“Korban masuk sumur saat tengah menimba,” kata Kasie Trantib Kecamatan Majenang, Wasis Nurcahyo.

Dia mengatakan, korban berhasil dievakuasi setelah petugas gabungan berupaya keras menanggkat tubuhnya. Mereka sempat mengalami kendala karena sumur cukup sempit hingga menyulitkan evakuasi.

Erwin kemudian berhasil diangkat setelah petugas Pemadam Kebakaran dan lainnya turun ke dasar sumur dengan menggunakan peralatan pendukung. Pukul 11.00, tubuh korban berhasil dibawa naik dan langsung dilarikan ke RSUD Majenang guna menjalani perawatan lebih lanjut.

“Langsung di bawa ke rumah sakit untuk pengobatan,” kata dia.

Wasis menambahkan, diperkirakan korban terjatuh ke dasar sumur saat penyakit epilepsinya kambuh. Ini berdasarkan keterangan yang diberikan kerabat maupun pengakuan korban. Sesaat sebelum jatuh, korban sempat mengeluhkan rasa pusing.

“Sebelum jatuh dia sempat pusing-pusing. Ada kemungkinan kena epilepsi,” katanya. (*)

  • Bagikan