Anak Punk Keroyok Teman Sampai Tewas

  • Bagikan
Polres Cilacap amankan 4 tersangka kasus pembunuhan dan pengeroyokan. Korban dan pelaku merupakan anak punk dari Kabupaten Banyumas. (narisakti/bercahayanews.com)

CILACAP – Tidak senang dengan perilaku teman satu genk, seorang anak punk harus meregang nyawa setelah dikeroyok. Tubuhnya pertama kali ditemukan warga tergeletak di depan warung Desa Karangasem Kecamatan Sampang, Cilacap pada Minggu (22/8/2021) lalu.

Pengungkapan kasus ini setelah penyidik Polres Cilacap melakukan penelusuran dengan menggali keterangan saksi. Selain itu juga dengan mencari informasi terkait teman-teman korban. Korban adalah Rizqi Febri Maulana (18) asal Pekuncen Banyumas.

Pembunuhan ini berawal saat 4 orang tersangka yang semuanya masih remaja kembali bertemu korban setelah lama berpisah. Mereka lalu mengajak korban ke Tempat Kejadian Perkara (TPK) dan lalu dianiaya sampai kemudian meninggal dunia.

Para pelaku sempat mencoba menghilangkan jejak dengan cara mengambil sepatu milik korban dan diganti dengan sandal. Namun justru hal ini yang menjadi petunjuk kuat bagi penyidik Polres Cilacap untuk kemudian berhasil membekuk 4 tersangka.

Kapolres Cilacap, AKPB Leganek Mawardi saat memberikan keterangan pers Jumat (27/8/2021) menjelaskan, 4 tersangka merupakan warga Kabupaten Banyumas. Mereka adalah MA (16), RH (16), RA (16) dan RAS (14).

“Korban dan 4 tersangka ini satu genk,” ujar Kapolres.

Dia menjelaskan, para tersangka ini mengaku kesal karena sering dipinjam uang oleh korban. Selain itu, korban juga sering minta dibayari saat makan di warung atau tempat lain. Juga minta dibayari emblen.

“Korban juga sempat pinjam uang, tidak banyak. Sekitar 15 ribuan. Tapi korban sering menghindar kalau ditagih dan membuat para tersangka kesal,” terangnya.

Atas tindakan ini, para tersangka dijerat 351 KUHP dengan ancaman hukuman lebih dari 5 tahun karena telah melakukan pembunuhan disertai pengeroyokan. (*)

  • Bagikan