News  

Angin Kencang Hajar Ratusan Rumah Warga Cilacap

Atap salah satu toko kelontong di Kecamatan Bantarsari, Cilacap ambruk akibat di hajar angin kencang, Kamis (10/4/2025). BPBD Cilacap memastikan ada 225 rusak. Angin kencang juga merusak sekolah, pasar, kantor pemerintah dan tempat ibadah. (doc/bpbd cilacap)

CILACAP – Hujan dan angin kencang, menerjan dan hajar ratusan rumah warga di Kecamatan Bantarsari, Cilacap, Kamis (10/4/2025) siang. Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun 3 keluarga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat.

Bencana ini terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Warga merasakan tiupan angin sangat kencang hingga menerbangkan atap rumah yang berbahas asbes. Selain itu, sejumlah pohon tumbang dan menimpa rumah warga hingga mengalami rusak berat.

Data BPBD Cilacap menyebutkan, angin kencang ini sudah hajar dan merusak 225 rumah rusak di 5 desa di Kecamatan Bantarsari. Rinciannya adalah 28 rusak berat, 41 sedang dan sisanya rusak ringan. BPBD memperkirakan total kerugian mencapai Rp 254 juta lebih.

Selain itu, angin kencang di Cilacap ini juga hajar fasilitas umum berupa sekolah, pasar, kantor pemerintah dan tempat ibadah. Termasuk Kantor Kecamatan Bantarsari yang mengalami kerusakan tingkat sedang.

Sementara kerusakan di salah satu sekolah, masuk kategori ringan. Jumat (11/4/2025), siswa sudah kembali masuk sekolah seperti biasa karena ruang kelas tidak tersentuh kerusakan.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Cilacap, Budy Setyawan mengatakan, kerusakan rumah mayoritas pada bagian atap akibat dihajar angin kencang.

“Rata-rata atap kena angin. Tapi ada yang tertimpa pohon hingga rusak berat,” katanya.

Dia mencontohkan 28 rumah warga yang rusak parah. Mayoritas kerusakan karena tertimpa pohon tumbang saat angin bertiup sangat kencang.

“Yang rusak berat itu kebanyakan rumah tertimpa pohon. Jadi kaya terbelah,” kata dia.

Selain rumah dan fasilitas umum, sejumlah toko di sekitar Pasar Kecamatan Bantarsari juga mengalami kerusakan usai di hajar angin kencang. Salah satu toko nampak atapnya rusak parah. Lainnya harus segera ada perbaikan.

Dia menambahkan, hujan pada Kamis siang tidak terlalu deras. Namun justru ada tiupan angin kencang yang menerjang dan hajar ratusan rumah di Cilacap.

“Hujannya sih tidak terlalu deras. Tapi anginnya sangat kencang. Ini terpengaruh musim pancaroba,” kata dia. (*)

Exit mobile version