News  

Atap Gereja di Cilacap Terbakar, Sepekan Usai Jumat Agung

ilustasi AI

CILACAP – Gereja Katolik St. Maria Immaculata di Dusun Dungunsari, RT 06 RW 07, Desa Cisumur, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap, terbakar pada Minggu (27/4/2025) dini hari. Peristiwa terjadi sekitar pukul 04.30 WIB, diduga akibat korsleting listrik.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, api melahap atap bangunan gereja seluas 8 meter x 9 meter dan menyebabkan kerugian senilai Rp50 juta.

Informasi menyebutkan, saksi yang pertama kali melihat kejadian gereja di Cilacap yang terbakar ini bernama Ali Hamzah (38). Di melihat kepulan asap dari atap gereja tersebut saat hendak pergi ke sawah. Dia lalu menghubungi pengurus gereja yakni Matius Taya (56) dan perangkat desa.

Dari informasi warga, perangkat desa lalu menghubungi Pos Damkar Sidareja untuk meminta bantuan penanganan kebakaran.

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Cilacap, Supriyadi mengatakan, petugas langsung menuju lokasi usai menerima laporan. Damkar Cilacap menerjunkan 1 unit mobil pemadam dari Pos Damkar Sidareja dan sejumlah personil.

“Perangkat desa mendapatkan informasi dari warga sekitar pukul 04.50 WIB. Lalu menghubungi Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Sidareja,” ujar Supriyadi.

“Petugas langsung bergerak begitu ada laporan masuk,” katanya.

Sambil menunggu petugas datang, perangkat dan warga berupaya memadamkan api. Mereka menggunakan mesin pompa air seadanya dan terus mencoba memadamkan api yang membuat gereja katolik di Cilacap ini terbakar. Tak lama berselang, petugas Damkar tiba di lokasi dan melakukan pemadaman dengan 4.000 liter air hingga api berhasil dikendalikan.

Petugas menduga, kebakaran ini terjadi karena arus pendek yang membuat atap gereja di Kecamatan Gandrungmangu, Cilacap terbakar.

“Penyebab karena arus pendek,” tegas Supriyadi. (*)

Exit mobile version