Belum Ada Obat, Iminusasi Polio Jadi Jurus Manjur

Salah satu anak tengah menerima imunisasi polio tetes. Imunisasi polio menjadi cara efektif karena penyakit ini belum ada obat. (doc)

CILACAP – Imunisasi menjadi cara manjur untuk mencegah agar anak tidak terpapar polio. Karena sampai sekarang belum ada obat yang menyembuhkannya. Pencegahan tersebut tentu melalui imunisasi seperti yang tengah berlangsung sekarang ini secara masif.

Polio sampai sekarang masih menjadi masalah kesehatan dan mendapatkan perhatian besar dari pemerintah. Penyebab utama karena belum ada obat yang mampu menyembuhkan polio. Faktor lain karena efeknya sangat parah. Yakni menimbulkan kelumpuhan permanen bagi penderitanya.

Kepala Puskesmas Majenang 2, Nunung Tri Susilowati mengatakan, secara medis polio belum ada obat yang bisa menyembuhkan.

“Belum ada obat. Dan satu-satunya memang lewat pencegahan melalui imunisasi,” katanya, Rabu (17/1/2024).

Dia mengatakan, polio merupakan jenis penyakit menular dan sangat cepat. 1 orang penderita, terutama anak bisa menularkan penyakit ke 200 anak lainnya.

Nunung menambahkan, imunisasi menjadi cara paling tepat agar anak-anak bisa terhindar dari polio.

“Pencegahan ini dengan imunisasi,” kata dia.

“Terutama pada anak karena mereka masih punya masa depan. Kalau sampai terpapar polio tentu akan lumpuh permanen,” tegasnya.

Untuk Cilacap, imunisasi polio selama program Pekan Imunisasi Nasional terbagi dalam 2 kategori umur. Untuk umur 0 sampai 59 bulan sebanyak 116.385 anak. Sedangkan kategori umum 5 hingga 7 tahun, ada 40.560. Dan umur 7 tahun mencapai 32.029 anak.

Pekan Imunisasi Nasional Sub PIN Polio sudah mulai sejak Senin (15/1/2024) secara serentak. Petugas medis bersama aparat terkait mendatangi posyandu atau sekolah untuk memberikan imunisasi kepada sasaran. (*)