News  

Besok, Puncak Arus Balik Nataru yang Naik Kereta. KAI Operasikan Kereta Tambahan

ilustrasi

JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memprediksi puncak arus balik Nataru 2025/2026 dengan moda kereta api akan terjadi pada Minggu (4/1/2026). Pada hari tersebut, KAI memperkirakan jumlah penumpang di wilayah operasional Daop 1 Jakarta meningkat signifikan.

Asisten Manajer Internal Humas KAI Daop 1 Jakarta, Teja Wulan memperkirakan, lebih dari 48 ribu penumpang saat puncak arus balik pasca Libur Nataru. Mereka akan bergerak dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta, baik berangkat maupun tiba.

KAI telah mengoperasikan 16 kereta api tambahan untuk keberangkatan dan kedatangan selama periode tersebut. Hal ini guna mengantisipasi lonjakan penumpang saat puncak arus balik Nataru.

“KAI Daop 1 telah mengoperasikan kereta tambahan hingga 4 Januari untuk mengakomodasi peningkatan volume penumpang,” kata Teja Wulan Sabtu (3/1/2026).

Selain itu, KAI juga mengatur arus penumpang di sejumlah stasiun utama. Seperti di Stasiun Pasar Senen, Gambir, Jatinegara, dan Bekasi. Pengaturan tersebut untuk menjaga kelancaran pergerakan penumpang saat puncak arus balik pasca libur Nataru. Selain itu juga untuk mencegah kepadatan di area stasiun.

KAI juga menerapkan teknologi boarding gate face recognition untuk mempercepat proses masuk penumpang ke peron. Dengan metode ini, penumpang hanya memerlukan waktu sekitar satu hingga dua detik untuk melewati boarding gate.

“Dengan face recognition, penumpang hanya membutuhkan waktu sekitar 1–2 detik untuk melewati boarding gate,” ujar Wulan.

Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat, KAI memastikan ketersediaan tiket masih mencukupi. Hingga Sabtu (3/1/2026), KAI mencatat sekitar 30 ribu tiket masih tersedia untuk keberangkatan dari wilayah Daop 1 Jakarta.

“Masyarakat tidak perlu khawatir kehabisan tiket jika masih ingin melakukan perjalanan meninggalkan wilayah Daop 1 Jakarta,” tegasnya.

KAI mengimbau calon penumpang agar datang ke stasiun minimal satu jam sebelum jadwal keberangkatan. Selain itu, penumpang diminta memastikan telah melakukan registrasi face recognition di stasiun, baik bagi penumpang yang berangkat dari maupun yang tiba di wilayah Daop 1 Jakarta, guna memperlancar proses perjalanan. (*)

Exit mobile version