News  

BNPB: Waspada Hujan Ekstrem di 10 Hari Kedua Bulan Puasa

Banjir Bekasi di awal Maret 2025. BNPB ingatkan potensi hujan ekstrem di bulan puasa tahun ini. (doc/instagram)

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan, potensi hujan ekstrem 10 hari kedua bulan puasa. Atau pada peridoe 10 hingga 20 Maret 2025. Curah hujan ini jauh lebih tinggi dari pada yang terjadi pada periode 1 hingga 10 Maret 2025.

Laman bnpb.go.id melansir potensi terjadinya hujan ekstrem bertepatan puasa di bulan Maret 2025.

“Pada tanggal 10-20 Maret ini diprediksi akan terjadi hujan yang lebih lebat lagi,” ujar Kepala BNPB, Suharyanto.

Dengan adanya potensi hujan ekstrem selama 10 hari di bulan puasa, akan meningkatkan potensi bencana banjir di berbagai daerah. Terutama daerah yang selama ini rawan terjadi banjir, ataupun tanah longsor. Untuk mengurangi kemungkinan itu, BNPB melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadi di rentang waktu yang sama. OMC terpadu ini tersebar di beberapa wilayah dan melibatkan pemerintah pusat dan daerah.

“Semoga dengan upaya OMC terpadu ini dapat mereduksi curah hujan di berbagai wilayah dengan harapan tidak terjadi banjir susulan yang lebih besar,” ujar Suharyanto.

Data di BNPB menyebutkan, 6 provinsi tergenang banjir pada periode awal Maret 2025. Wilayah tersebut meliputi DKI Jakarta, Provinsi Banten, Jawa Barat, Sumatera Selatan, Aceh dan Riau.

Yang paling menyedot perhatian adalah banjir di Bekasi dan Bogor, Jawa Barat. Banjir kedua wilayah ini sangat berhubungan. Dimulai dengan hujan esktrem yang melanda kawasan Puncak, Bogor hingga mengakibatkan banjir dan tanah longsor.

Setelah Bogor reda, banjir kemudian turun ke arah hulu hingga mengakibatkan banjir di Bekasi, sebagian wilayah DKI Jakarta dan Tangerang di Provinsi Banten. Dan banjir di Bekasi, berdampak besar bagi warga setempat karena luas dan tinggi genangan yang mencapai 1 hingga 5 meter.

BNPB memastikan, banjir di wilayah Jabodetabek sudah surut. Sementara di Bekasi, Karawang dan Sukabumi mulai tahap penanganan pasca bencana.

Dengan potensi hujan ekstrem di bulan puasa ini, BNPB mengingatkan warga untuk lebih waspada. Karena bisa saja terjadi banjir atau bencana susulan. (*)

Exit mobile version