JAKARTA – Bos J-League asal Jepang, Takeyuki Oya, resmi menjadi General Manager (GM) bidang kompetisi dan operasional oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB). Keputusan itu mendapatkan pengesahan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Langkah ini menjadi terobosan untuk mendorong peningkatan kualitas penyelenggaraan Liga Indonesia. Takeyuki Oya merupakan profesional berpengalaman. Dia lebih dari satu dekade mengelola berbagai aspek di J-League. Termasuk di bidang kompetisi, pemasaran, internasional, serta media.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut baik kehadiran Oya. Dia menyebut penunjukan ini sebagai bagian dari komitmen serius dalam membenahi sepak bola nasional.
“Ini terobosan baru yang dari LIB dengan merekrut orang luar dari Jepang. Sosok yang sudah berpengalaman mengurus J-League selama 16 tahun. Kehadiran Oya untuk terus memperbaiki kualitas liga kita,” ujar Erick.
Menurut Erick, bos J-League ini akan mengurusi seluruh kasta kompetisi di Liga Indonesia. Mulai dari Super League (sebelumnya Liga 1), Championship hingga EPA.
“Oya akan bertanggung jawab atas standarisasi dan koordinasi seluruh kompetisi (Liga 1, 2, 3 dan EPA),” kata Erick.
Ia menambahkan bahwa Oya tertarik bergabung karena melihat potensi besar di sepak bola Indonesia. Potensi ini berkat dukungan dan komitmen kuat dari pemerintah, federasi dan operator liga.
“Kalau bangsa kita tidak melihat potensi itu, ada yang salah sama kita. Kenapa dia pilih Indonesia? Karena dia lihat keseriusan kita dalam membangun sepak bola,” tegasnya. (*)
