News  

Brasil Ingin Masuk Jadi Anggota Penuh ASEAN, Presiden Lula Siap Lawan Trump

Presiden Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva saat berkunjung ke Indonesia. Lula da Silva menargetkan Brasil bisa masuk sebagai anggota penuh ASEAN. (doc/setneg)

JAKARTA – Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva secara terbuka menyatakan ambisi negaranya untuk masuk dan menjadi anggota penuh ASEAN. Pernyataan tersebut dia sampaikan dalam kunjungan perdananya ke Asia Tenggara.

Pernyataan keluar menjelang partisipasi Lula dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-46 di Kuala Lumpur, Malaysia. Kehadirannya menjadi yang pertama bagi seorang kepala negara Brasil di forum tersebut. Dia hadir atas undangan langsung Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn.

“Brasil masuk ASEAN bukan sekadar wacana. Kami bekerja keras agar Brasil dapat menjadi anggota penuh ASEAN. Kami merasa memiliki kesamaan identitas dan visi dengan negara-negara ASEAN,” ujar Presiden Lula dalam konferensi pers di Sekretariat ASEAN, Jakarta, Jumat (24/10/2025).

Presiden Lula menilai, ekonomi Brasil yang tumbuh stabil di atas 3 persen selama dua tahun terakhir. Ini menjadi modal kuat untuk memperluas hubungan dengan Asia Tenggara. Langkah Brasil untuk masuk ASEAN akan membuka peluang bagi peningkatan investasi dan perdagangan lintas kawasan.

“Saya ingin membawa keberuntungan bagi Brasil. Karena itu, saya terus bepergian untuk mencari peluang memperbaiki neraca perdagangan, menambah pendapatan dolar, dan menarik investasi dari luar negeri, khususnya dari negara-negara ASEAN,” kata Lula.

Presiden Lula juga bersiap menghadapi pertemuan penting dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di sela-sela KTT ASEAN. Keduanya akan membahas kebijakan tarif impor AS sebesar 50 persen terhadap produk-produk asal Brasil. Lula mengaku siap mempertahankan kepentingan nasional Brasil dalam pertemuan tersebut.

“Saya akan membuktikan bahwa tarif itu salah. Saya membawa data dan fakta untuk membela produk-produk Brasil,” tegasnya. (*)

Exit mobile version