Sport  

Cedera Daniel Marthin, Ternyata Butuh Pemeriksaan Lebih Detail

Daniel Marthin saat mendapatkan perawatan karena mengeluhkan sakit di kaki kiri. Daniel Marthin mengalami cedera di ajang Piala Sudirman dan sangat mungkin absen di ajang Taipe Open. (doc/pbsi)

JAKARTA – Cedera yang mendera Daniel Marthin, ternyata butuh pemeriksaan lebih lanjut dari tim dokter. PBSI memutuskan melakukan pemeriksaan MRI agar bisa mengetahui secara detail cedera yang menimpa Daniel Marthin saat berlaga di ajang Piala Sudirman.

Piala Sudirman, nampaknya belum bersahabat dengan Indonesia yang justru merupakan penggagas dan juara edisi perdana.

Setelah gelaran pertama hingga sekarang, tim Indonesia belum pernah merengkuh kembali piala tersebut. Di Piala Sudirman edisi 2025, Indonesia hanya menduduki posisi ke 3.

Usai ajang Piala Sudirman, kontingen langsung kembali ke tanah air. Mereka segera mempersiapkan diri untuk ajang Taipe Open, mulai 6 Mei 2025.

Namun, sangat mungkin Daniel Marthin akan absen dari ajang tersebut akibat mengalami cedera saat laga melawan pasangan Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen di babak penyisihan grup.

Daniel mengakui, cedera muncul akibat mendarat kurang sempurna usai melakukan jumping smash. Hingga dia mengeluhkan sakit di kaki kiri, dan sempat mendapatkan perawatan di tepi lapangan.

“Kalau bertumpu di kaki kanan masih bisa tapi kalau tumpuannya kaki kiri masih sulit. Tadi saya tidak mau terlalu memikirkan hal ini, saya hanya fokus menyelesaikan pertandingan dan memberikan yang terbaik untuk menang,” katanya.

Dia berharap, cederanya tidak terlalu serius. Namun dia harus fokus untuk proses penyembuhan agar bisa secepatnya kembali berlaga di lapangan.

“Semoga cedera tidak serius,” ujar Daniel Marthin.

Dokter PBSI, dr Hasna HM mengatakan, butuh pemeriksaan lanjutan dengan MRI untuk memastikan cedera yang menimpa Daniel Martin.

“Dari hasil pemeriksaan awal, lutut kiri terlihat bengkak dan pada saat ditekuk terasa sangat sakit. Untuk mendeteksi jenis cedera yang lebih spesifik maka akan dilakukan MRI,” katanya.

Saat ini, Daniel maupun dr Hasna masih menunggu hasil MRI yang baru akan keluar dalam 1 atau 2 hari lagi. Pemeriksaan ini dilakukan di Jakarta, saat Daniel sudah pulang awal. Tepatnya sehari usai laga melawan Denmark. (*)

Exit mobile version