Sport  

Dapat Teguran, Coach Justin Ngamuk dan Serang Balik AFC

Justinus Lhaksana atau Coach Justin dan Helmy Yahya. Coach Justin berang dan serang balik usai dapat teguran AFC. (doc/instagram)

JAKARTA – Pengamat sepak bola Tanah Air, Justinus Lhaksana atau Coach Justin dapat teguran dan langsung serang balik AFC. Dia menuntut agar AFC beri penjelasan terkait penunjukan tuan rumah round 4.

Semua berawal dari podcast di kanal youtube Just HY. Di sana, Coach Justin mengatakan kalau Malaysia tengah menerima skorsing dari FIFA karena naturalisasi pemain yang tidak ada darah Malaysia.

Sontak saja, pernyataan ini menjadi bahan berita media di Negeri Jiran. Beberapa media sampai mengkonfirmasi ke Sekjend AFC, Datuk Seri Windsor John. Windsor John memastikan kalau skorsing itu ranah FIFA. Dan kalaupun ada skorsing, maka FAM (PSSI-nya Malaysia) menjadi pihak pertama yang tahu, bukan orang lain. Pernyataan ini secara tidak langsung membuat Coach Justin dapat teguran dari AFC.

Setelah keluar berita ini, Coach Justin memposting pernyataan maaf di stroy IG. Permintaan maaf lalu keluar dari Helmy Yahya, partnernya di Just HY. Dia mengaku salah karena membaca berita dan belakangan diketahui tidak benar.

Usai dapat teguran ini, Coach Justin balik serang AFC. Dia meminta penjelasan resmi dari AFC terkait penunjukkan host round 4 Kualifikasi Piala Dunia.

“Kesalahan gua, iya. kita disalahkan, kita bisa terima AFC,” katanya di podcast miliknya.

“Sekarang saya minta tolong reaksi dari anda. Kenapa AFC menunjuk tuan rumah untuk putaran ke 4 kualifikasi piala dunia 2026 di kandang yang juga menjadi peserta. Yaitu Qatar dan (Arab) Saudi,” katanya.

Ungkapan ini, katanya karena sebelumnya AFC sudah punya waktu untuk membalas pernyataannya sebagai netizen Indonesia. Hingga dia wajar menuntut AFC memberikan penjelasan tentang penunjukan host round 4.

“Karena anda sebagai organisasi internasional yang menaungi sepak bola, sudah meluangkan waktu untuk mengoreksi saya,” katanya.

AFC Tidak Netral

Dia menambahkan, AFC seharusnya bersikap netral dalam penentuan host round 4. Yakni dengan memilih Jepang, Korea Selatan, Australi ataupun Uzbekistan. Negara ini memenuhi syarat dan sudah lolos ke Piala Dunia.

Seperti stadion standar FIFA, infrastruktur pendukung dan lainnya. Negara ini juga tidak punya kepentingan apapun terhadap Round 4 karena sudah lolos Piala Dunia.

“Ini yang namanya olah raga terutaam sepak bola, nomor 1 itu kita menjunjung sportivitas. Ini sportivitasnya di mana? Apakah tidak ada tempat netral lain,” terangnya.

“Tolong jawab juga kenapa kalian tidak sanggup atau tidak mampu membayar tempat netral. Sehingga sportivitas dan netralitas sepak bola kalian langgar,” tegas Coach Justin membalas teguran AFC. (*)

Exit mobile version