News  

Dedi Mulyadi Biayai Pendidikan Anak Korban Ledakan Amunisi di Garut. Jadikan Anak Asuh

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi berjanji akan mengurus seluruh anak korban ledakan amunisi di Garut. Dia menjamin biaya seluruh anak korban hingga perguruan tinggi. (doc/instagram)

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi akan biayai seluruh pendidikan bagi anak korban ledakan amunisi di Garut. Dia menjamin akan menanggung biaya pendidikan sampai perguruan tinggi.

Ledakan amunisi di Kabupaten Garut memakan 13 orang korban yang terdiri dari 4 anggota TNI dan 9 warga sipil. Mereka sudah berada di RSUD Pamengpeuk, pasca tragedi tersebut pada Senin (12/5/2025).

Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 09.30 WIB saat jajaran Gudang Pusat Amunisi 3 dari Pusat Peralatan TNI AD tengah melaksanakan prosedur pemusnahan amunisi afkir.

Ke 9 warga sipil ini semuanya meninggalkan anak istri. Bahkan salah satu korban meninggalkan anaknya yang baru berumur 5 tahun.

Anak korban ledakan amunisi di Garut ini, mengaku tidak bisa berbuat apa-apa. Karena ayah mereka sebagai tulang punggung keluarga, kini sudah tiada. Hingga para anak ini mengaku bingung untuk kehidupan kedepan dan biaya pendidikan.

Mereka mengeluhkan hal ini kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat berkunjung ke Garut.

“Pak, ini adik saya masih kecil, umur 5 tahun mau gimana,” tanya salah satu anak korban ledakan amunisi di Garut.

Dedi kemudian banyak mendengar dari anak korban lainnya. Termasuk dari salah satu anak yang masih duduk di bangku SLTA.

“Kamu masih sekolah. Ya sudah, kamu jadi anak asuh saya. Kamu kuliah saya yang urus,” kata Dedi Mulyadi.

“Seluruh anak-anak dari korban, sampai perguruan tinggi saya yang urus,” tegasnya.

Dedi menambahkan, tugas utama Gubernur saat ini adalah mengurus semua anak korban ledakan amunisi di Garut yang hidup tanpa keberadaan ayah. Gubernur lah yang harus mengurus mereka dan menjamin pendidikan semua anak korban.

“Agar tidak terlantar pendidikannya. Anak-anak yang belum berkeluarga, jadi tanggung jawab saya,” katanya.

Dedi Mulyadi menjanjikan akan memberikan santunan senilai Rp 50 juta bagi seluruh keluarga korban ledakan amunisi di Garut. (*)

Exit mobile version