Dekati Zona Merah, Sekda Cilacap Perintahkan Rumah Sakit Tambah Kapasitas

  • Bagikan
Lonjakan Covid19 di Kabupaten Cilacap membuat ruan isolasi dan ICU ditambah karena kapasitas sudah mencapai 76 persen. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Lonjakan kasus Covid19 di Kabupaten Cilacap, memaksa Satuan Tugas (Satgas) untuk berfikir dan bertindak lebih cepat. Peningkatan jumlah pasien terpapar ini membuat kapasitas ruang perawatan di rumah sakit rujukan, kian terasa berkurang.

Dari ruangan isolasi yang tersedia di seluruh rumah sakit rujukan di Kabupaten Cilacap, kini tersisa 69 ruangan saja. Secara prosentase, angka ini sangat mengkhawatirkan karena sudah 79 persen. Sementara prosentase maksimal adalah 70 persen.

Karena itulah, Satgas memerintahkan agar ada penambahan ruang perawatan bagi pasien Covid19. Salah satu rumah sakit yang ditunjuk adalah RSUD Majenang.

“Saya sudah instruksikan Direktur RSUD Majenang untuk menambah ruang,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Farid Ma’ruf.

Dia mengatakan, kapasitas tempat tidur di rumah sakit pemerintah ini ada 50. Sampai saat ini sudah terisi 40 pasien terpapar Covid19. Sedangkan di 2 rumah sakit swasta, kondisinya juga hampir sama.

Seperti di RSU Duta Mulya yang tinggal menyisakan 1 tempat tidur saja. Sementara di RSU Raffa, dari 20 tempat tidur sudah dipakai 18 untuk merawat pasien bergejala.

Selain menambah kapasitas, Sekda juga memerintahkan agar ada penambahan ruang Intensif Care Unit (ICU). Fasilitas ini sekarang juga sudah penuh akibat lonjakan kasus di Kabupaten Cilacap selama Juni 2021.

“ICU juga akan kita tambah,” kata Sekda.

Dikatakannya, saat ini prosentase penggunaan ruangan sebesar 76 persen, tentu membuat semua pihak khawatir. Karena data ini memperlihatkan tingginya kasus dan penderita Covid19. Data ini juga menunjukkan kalau Kabupaten Cilacap sudah mendekati zona merah.

Jumlah ini diperkirakan akan kembali bertambah sesuai dengan prediksi Kemenkes RI. Lonjakan pasca lebaran tersebut akan mencapai puncak pada Juli 2021.

“Puncaknya pada Juli,” kata dia. (*)

  • Bagikan