Sport  

Erick Sebut Timnas Butuh 5 Pemain Naturalisasi untuk Perkuat Lini Tengah

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengaku masih butuh tambahan 5 pemain naturalisasi untuk posisi tengah. (doc/instagram)

JAKARTA – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengaku butuh tambahan 5 pemain naturalisasi untuk bisa perkuat lini tengah Timnas Indonesia. Kekuatan mereka untuk menutup kekurangan lini tengah ada sekarang.

Saat ini, pemain di lini tengah Timnas Indonesia mulai terbentuk. Nama-nama andalan seperti Tom Haye, Ivar Jenner, Nathan, Mark Klock, Ricky Kambuaya, Eggy Maulana Vikry dan Witan Sulaiman. Hanya saja, Erick menilai lini tengah saat ini belum cukuk kuat hingga perlu tambahan amunisi.

“Kita butuh lima, tapi pilihan tidak banyak,” Erick Thohir.

Dia juga mengakui, masih butuh tambahan pemain belakang di sisi kiri jika menerapkan formasi 3 bek. Atau posisi wing back yang bisa naik menjadi left midfielder.

PSSI cukup beruntung setelah memastikan ada tambahan amunisi dari Eropa. Masing-masing merupakan pemain keturunan yang kini merumput di benua biru. Proses naturalisasi kedua pemain ini akan digenjot agar bisa cepat selesai. Sebisa mungkin bersamaan dengan proses naturalisasi pemain Palermo, yakni Emil Audero.

Pemain Belanda yang lebih memilih Indoensia adalah Joey Pelupessy. Pemain berdarah Maluku ini sudah sepakat dengan PSSI.

Joey sudah malang melintang di berbagai klub Eropa. Seperti lama di Eredivisie, lalu liga Inggris bersama Sheffield Wednesday dan terakhir di Liga Belgia bersama SK Lommel dan menyandang ban kapten.

Kehadiran Joey Pelupessy otomatis menambah kedalaman lini tengah Timnas Indonesia.

Lalu ada Dean James yang kini merumput bersama Go Ahead Eagles dan rutin bermain sebagai reguler. Bermain di posisi kiri, dia sudah mencatatkan 22 laga bersama Go Ahead Eagles.

PSSI menargetkan, proses naturalisasi kedua pemain ini rampung secepatnya. Hingga mereka bisa berlaga saat melawan Australia pada 20 Maret 2025.

Erick yakin keduanya akan mampu menembus starting line up dan mendapat kepercayaan Patrick Kluivert. Karena keduanya punya potensi untuk ikut membantu serangan atau memberikan dukungan di lini tengah.

“Saya rasa bisa mendukung lini tengah kita, yang saat ini, memang kekurangan,” kata Erick Thohir. (*)

Exit mobile version