JAKARTA – Gerhana bulan total menyelimuti langit Indonesia pada hari ini, Minggu (7/8/2025) hingga Senin (8/8/2025). Masyarakat di seluruh wilayah, mulai dari Sabang hingga Merauke, dapat menyaksikan fenomena langka ini secara langsung.
Gerhana bulan total hanya terjadi ketika bulan memasuki fase purnama. Fenomena ini berlangsung saat matahari, bumi, dan bulan berada dalam satu garis lurus sempurna. Pada kondisi tersebut, bumi menghalangi cahaya matahari yang seharusnya menyinari bulan, sehingga cahaya tersebut harus melewati atmosfer bumi terlebih dahulu.
Saat gerhana terjadi, atmosfer bumi berperan sebagai filter alami. Molekul udara di atmosfer menyebarkan cahaya biru dan membiarkan cahaya merah menembus atmosfer. Cahaya merah inilah yang akhirnya terpantul ke permukaan bulan dan membuat penampakannya menjadi berbeda.
Pantulan cahaya merah selama gerhana membuat bulan tampak berwarna merah marun, dan para ilmuwan menyebutnya sebagai blood moon. Interaksi antara cahaya matahari dan atmosfer bumi menghasilkan warna unik ini, bukan karena bulan memancarkan cahaya sendiri.
Jadwal Gerhana Bulan Total 2025
Melalui akun Instagram FMIPA Institut Teknologi Bandung (ITB) @bosschaobservatory, masyarakat dapat mengetahui jadwal pasti Bulan Total.
Minggu, 7 September 2025
- 22.28 WIB: Mulainya gerhana bulan penumbral
- 23.27 WIB: Gerhana bulan sebagian
Senin, 8 September 2025
- 00.30 WIB: Bulan Total dimulai
- 01.11 WIB: Puncak Gerhana Bulan Total
- 01.52 WIB: Gerhana Bulan Total berakhir
- 02.56 WIB: Bulan Sebagian berakhir
- 03.55 WIB: Bulan Penumbral berakhir
Selain itu, BMKG menyiarkan Gerhana Bulan secara langsung melalui layanan live streaming. Masyarakat dapat mengaksesnya lewat tautan https://gerhana.bmkg.go.id/, yang mengarah ke laman Sistem Informasi Observasi Indonesia. (*)
