News  

Harga Minyak Goreng Tak Terkendali

Harga minyak goreng kian tak terkendali karena bisa mencapai Rp 24 ribu per liter. Jauh dari ketentuan yakni maksimal Rp 14 ribu per liter. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Harga minyak goreng di pasaran semakin tak terkendali meski Pemerintah Kabupaten Cilacap sudah menggelar operasi pasar. Saat ini, harga minyak goreng kemasan bisa mencapai Rp 24 ribu. Sementara harga berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan nomor 6 Tahun 2022, harga minyak goreng tidak boleh lebih dari Rp 14 ribu per liter.

Aturan ini sudah mulai berlaku sejak Rabu (19/1/2022) pukul 00.00. Dalam ketentuan tersebut, kementerian membuat kebijakan kalau harga minyak goreng di toko retail atau toko modern harus sama yakni Rp 14 ribu.

Namun di pasaran, harga minyak goreng jauh lebih tinggi dan kian tak terkendali. Warga harus merogoh kecok lebih dalam karena harganya mencapai Rp 24 ribu per liter.

“Bisa sampai (Rp) 24 ribu (per liter). Dua kali lipat (dari ketentuan),” ujar Suwarno, salah satu warga Desa Adimulya Kecamatan Wanareja, Cilacap, Selasa (1/3/2022).

Agus Pujianto, warga Desa Cipari, Cilacap juga mengeluhkan hal serupa. Menurutnya, harga minyak goreng kemasan sangat tidak masuk akal. Lebih menyulitkan lagi karena barang ini langka. Tidak jarang dia mencari sampai ke luar Cipari.

“Bahkan ada teman saya yang keliling dari Cilacap kota sampai (Kecamatan) Sidareja dan ga nemu minyak goreng. Harga minyak goreng memang luar biasa dan tak terkendali,” katanya.

Kepala Bidang Stabilitas Harga Pengembangan Ekspor dan Standarisasi pada DPKUKM Kabupaten Cilacap, Titi Suwarni mengakui kelanggkaan minyak goreng di masyarakat. Selain itu, harganya juga tinggi dan bisa mencapai Rp 20 ribu per liter.

“Harga di pasaran bisa Rp 20 ribu per liter. Informasinya juga langka,” kata dia.

Karena itulah, pemerintah melalui DPKUKM Cilacap berupaya membantu warga dengan melakukan operasi pasar sejak 23 Februari 2022 sampai 2 Maret 2022. Ada 5 lokasi operasi pasar dengan harga minyak dipatok Rp 13.500.

“Harga ini khusus untuk minyak goreng kemasan sederhana,” tegasnya. (*)

Penulis: haryadi nuryadin dan narisaktiEditor: haryadi nuryadin