JEDDAH – Indonesia dan Arab Saudi resmi menyepakati penguatan kerja sama strategis di sejumlah sektor utama, khususnya ekonomi, investasi, dan energi. Kesepakatan ini tercapai dalam pertemuan bilateral antara Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS), di Istana Al-Salam, Jeddah.
Fokus utama kerja sama Indonesia dan Arab Saudi meliputi penguatan sektor perdagangan, pengembangan energi terbarukan, serta peningkatan investasi bilateral. Dalam pernyataan bersama, kedua negara berkomitmen memperluas kemitraan ekonomi dengan memanfaatkan peluang dari program Visi Arab Saudi 2030. Juga peluang yang ada di Visi Indonesia Emas 2045.
Dalam bidang perdagangan, Indonesia dan Arab Saudi berkomitmen meningkatkan volume perdagangan. Juga memperkuat hubungan pelaku usaha melalui forum-forum bisnis seperti Saudi-Indonesian Business Council.
Kedua pihak juga memberikan dukungan terhadap percepatan penyelesaian Perjanjian Perdagangan Bebas antara Indonesia dan negara-negara Gulf Cooperation Council (GCC). Perjanjian ini diharapkan dapat rampung dalam waktu dekat.
Untuk sektor energi, Indonesia dan Arab Saudi sepakat untuk kerja sama yang lebih luas. Keduanya sepakat kerja sama tidak sebatas dalam pasokan minyak mentah dan produk turunannya. Namun juga dalam pengembangan kilang, proyek petrokimia, energi baru dan terbarukan. Demikian juga dengan teknologi bersih seperti hidrogen dan pengelolaan karbon.
Transfer teknologi dan riset kolaboratif untuk mendukung transisi energi nasional juga menjadi bagian penting dalam agenda bersama.
Selain itu, kerja sama turut mencakup sektor mineral dan pertambangan. Kedua negara akan berbagi pengalaman terkait eksplorasi, pemrosesan tambang, hingga penerapan teknologi geologi modern. Indonesia dan Arab Saudi juga sepakat membentuk peta jalan bersama untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dan mengatasi hambatan regulasi.
Kesepakatan kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan jangka panjang Indonesia–Arab Saudi, serta menegaskan peran kedua negara dalam mendorong pertumbuhan ekonomi hijau, berkelanjutan, dan inklusif di tengah dinamika global. (*)
