JAKARTA – Pemerintah Indonesia, bersiap untuk ekspor beras ke Malaysia. Rencana tersebut bakal terwujud, usai ada restu dari Presiden Prabowo yang melihat stok beras di tanah air sudah sangat melihmpah.
Petani Indonesia patut berbangga diri karena mencetak sejarah. Yakni memiliki stok beras nasional mencapai 4 juta ton dan ada di Gudang Bulog. Ini berdasarkan laporan per Kamis, 29 Mei 2025.
Melihat stok yang melimpah ini, membuat negara tetangga meminta agar Indonesia bisa ekspor beras ke Malaysia. Apalagi, kemampuan negara itu hanya bisa memproduksi 60 persen dari kebutuhan nasional.
Menteri Pertanian dan Keterjaminan Makanan Malaysia, Datuk Seri Mohammad bin Sabu mengaku, tidak menutup kemungkinan Malaysia mengajukan permintaan impor beras ke Indonesia.
“Kita akan bincang (bahas permintaan impor beras ke Indonesia). Tapi untuk sementara belum,” kata Datuk Seri Mohammad saat berkunjung ke Indonesia dan menemui Menteri Amran Sulaiman.
Menanggapi hal ini, Presiden Prabowo memberi lampu hijau agar Indonesia bisa ekspor beras ke Malaysia.
“Beberapa negara minta agar kita kirim beras ke mereka, saya izinkan dan saya perintahkan kirim beras ke mereka dan kalau perlu atas dasar kemanusiaan,” katanya.
Terkait rencana ini, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengaku sudah ada pembahasan rencana ekspor beras Indonesia ke Malaysia.
Bahkan, Sudaryono sudah bertemu dengan pengusaha dari Malaysia untuk membahas teknis ekspor beras dari Indonesia.
“Kita siap untuk ekspor beras ke Malaysia sesuai perintah Presiden,” kata Sudaryono.
Kabar ini tentu sangat menggembirakan karena sejumlah negara sudah memperlihatkan krisis beras. Salah satunya adalah Jepang yang terpaksa membuka kran impor beras dari negara lain.
Demikian juga dengan Filipina. Pemimpin negara tersebut bahkan sudah mengeluarkan statemen kalau negara dalam kondisi darurat pangan. Negara ASEAN yang mulai mendekati ancaman krisis beras adalah Thailand karena nyaris tidak ada peningkatan produksi beras dalam 10 tahun terakhir. (*)
