News  

Istri Bupati Ikut Tentukan Sekda

Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji melantik Awaludin Muuri menjadi Sekda, Jumat (1/4/2022). Pemilihan Sekda Cilacap melibatkan istri bupati untuk menilai aspek istri calon sebagai pendukung suami. (narisakti/bercahayanews.com)

CILACAP – Istri Bupati Cilacap, Teti Rohatiningsih ikut tentukan sosok yang akan terpilih menjadi Sekretaris Daerah atau Sekda Cilacap. Ini karena calon sekda akan diteliti dari berbagai aspek dan melibatkan banyak orang atau pejabat. Termasuk Teti Rohatiningsih sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Cilacap.

Aspek penilaian sekda hingga istri bupati ikut tentukan adalah peran istri calon dalam memberikan mendukung. Serta perannya di tim PKK instansi tempat suami bertugas.

Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji mengatakan, Teti ada peran dalam pilih sekda yang menggantikan Farid Ma’ruf. Istrinya melihat peran istri sekda terlantik, yakni Awaludin Muuri.

“(Aspek) dari keluarganya. Apakah (peran) ibunya di PKK gimana atau seperti apa. Nah Bu Teti juga ikut menilai,” kata Tatto usai melantik Awaludin Muuri sebagai Sekda Cilacap, Jumat (01/4/2022).

Aspek lain dan menjadi hal mendasar adalah wawasan dan pengetahuan luas, keterampilan dan karakter sebagai pemimpin. Seluruh aspek ini akan menjadi role model bagi bawahan, terutama masalah karakter.

“Pemimpin itu kan role model. Jika sekda senang bekerja, beribadah dan olah raga, inilah yang akan ditiru,” kata dia.

Selain itu, penentuan Sekda juga berdasarkan track record atau rekam jejak selama bertugas di sejumlah dinas atau instansi. Rekam jejak ini akan melihat sejauh mana prestasi dan penghargaan yang berhasil diraih.

Sekda Cilacap, Awaludin Muuri berharap agar tidak ada lagi kubu pendukung calon. Karena menurutnya, 4 calon ini adalah putra terbaik di Kabupaten Cilacap.

“Tidak ada lagi kubu-kubuan. Pak Sadmoko, Pak Budi Santoso orang baik. Dokter Iclas yang selalu ikhlas. Kami ber 4 ini putra terbaik Cilacap,” tegasnya.

Sebelum terpilih, Awaludin Muuri sudah menjalani sejumlah seleksi bersama Sadmoko Danardono, Budi Santoso dan dr Moch Iclyas Riyanto. Memasuki seleksi akhir, tinggal 3 nama yakni Awaludin Muuri, Sadmoko Danardono dan Budi Santoso. 3 nama ini kemudian harus menjalani tes wawancara dengan Gubernur Jawa Tengah. (*)

Penulis: narisaktiEditor: haryadi nuryadin