Kanal Youtube Masjid Jogokariyan Dihapus karena Bahas Genosida Gaza?

Yogyakarta – YouTube menghapus kanal resmi Masjid Jogokariyan pada 20 Juni 2025. Pengurus masjid menegaskan bahwa mereka tidak menyebarkan konten ekstremisme. Mereka menyampaikan bahwa konten terakhir hanya menampilkan wawancara bersama Husein Gaza, seorang relawan yang menyuarakan kondisi rakyat Palestina.

Pengurus menilai YouTube bertindak sepihak tanpa memberikan penjelasan yang adil. Mereka menyebut bahwa kanal tersebut konsisten menyajikan konten dakwah, edukasi keislaman, serta informasi kemanusiaan. Ketua Dewan Syuro Masjid Jogokariyan, Ustaz M. Jazir, mengecam keputusan itu karena membatasi suara yang membela nilai-nilai kemanusiaan.

“Konten kami murni berisi dakwah dan kepedulian terhadap Palestina. Tidak ada unsur kekerasan atau ajakan ekstrem,” ujar Ustaz Jazir dalam keterangannya.

Pengurus kini menyiapkan kanal baru dan tetap menyuarakan isu-isu kemanusiaan melalui media lain. Mereka juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung perjuangan rakyat Gaza dengan jalur damai dan informasi yang akurat.

YouTube tidak memberikan klarifikasi mendalam terkait penghapusan kanal ini. Namun, pengurus Masjid Jogokariyan tetap melangkah dengan semangat dakwah dan solidaritas kemanusiaan.

Baca berita lainnya hanya di Bercahaya News

Exit mobile version