News  

Kemhan Tegaskan Mobil BMW Viral di Media Sosial Gunakan Nopol Palsu

Mobil BMW warna putih menggunakan nopol Kementerian Pertahanan (Kemhan). Kemhan pastikan nopol tersebut palsu. (doc/instagram)

JAKARTA – Kementerian Pertahanan (Kemhan) menegaskan mobil BMW putih yang viral di media sosial, menggunakan pelat nomor palsu. Kemhan memastikan nomor polisi (nopol) 51692-00 tidak ada izin penggunaanya.

Viral di media sosial yang memperlihatkan sebuah mobil melintas di jalanan menggunakan nopol 51692-00. Pengemudi mobil BMW putih ini nampak merokok dengan kaca mobil terbuka.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait buka suara terkait video viral tersebut. Dia mengatakan, Kemhan tidak pernah memberikan izin penggunaan nopol di mobil BMW warna putih tersebut.

“Kementerian Pertahanan memastikan pelat tersebut palsu dan tidak sah. Serta tidak pernah diberikan izin penggunaannya,” kata Rico.

Rico menambahkan, sesuai ketentuan yang berlaku, seluruh kendaraan dinas di lingkungan Kementerian Pertahanan menggunakan warna hitam. Sementara itu, mobil BMW yang viral di media sosial justru berwarna putih. Dan mobil BMW ini, lanjutnya tidak termasuk dalam daftar inventaris kendaraan dinas Kemhan.

Berdasarkan penelusuran data inventaris Biro Umum Sekretariat Jenderal Kemhan, pelat nomor 51692-00 juga tidak lagi terdaftar. Penyebabnya karena sudah kadaluarsa alias masa berlakunya sudah habis.

“Pelat tersebut pernah digunakan secara resmi oleh Mayjen TNI (Purn) Sudibyo saat menjabat sebagai Wakil Rektor I Universitas Pertahanan RI. Namun, izin penggunaannya telah berakhir pada 1 Juni 2025 dan tidak diperpanjang,” ujarnya.

Rico mengungkapkan, pernah ada penyalah gunaan atas nopol yang sama di awal 2025. Nopol ini terpasang pada mobil Toyota Fortuner.

Ia memastikan, penyalahgunaan pelat dinas merupakan pelanggaran hukum dan bukan kebijakan Kementerian Pertahanan. Saat ini, Kemhan berkoordinasi dengan POM TNI, Polri, serta aparat penegak hukum di wilayah untuk melakukan penertiban. (*)

Exit mobile version