News  

KPK Bongkar Nama Pejabat Riau yang Terjaring OTT

Petugas KPK mengawal pejabat Provinsi Riau yang terjaring OTT menuju tempat pemeriksaan. KPK memastikan 9 Gubernur dan Kepala Dinas PUPR Riau terjaring OTT bersama 8 orang lainnya. (doc)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeber para pejabat di Provinsi Riau yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT). Mereka merupakan pejabat teras hingga pejabat paling bawah.

KPK memastikan telah mengamankan Gubernur Riau, Abdul Wahid bersama sejumlah orang dalam OTT. Operasi ini menggegerkan warga Riau.

Total ada 10 orang yang terjaring harus berurusan dengan KPK. Petugas segera menerbangkan mereka ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo membeber nama para pejabat di Provinsi Riau yang terjaring OTT. Mulai dari Gubernur Riau, Abdul Wahid dan Kepala Dinas PUPR. Total ada 9 pejabat yang terjaring OTT.

“Kami sampaikan perkembangan dari kegiatan tangkap tangan tersebut. KPK mengamankan sejumlah 9 orang,” kata Budi.

“Yang pertama, Kepala Daerah atau Gubernur. Kemudian Kepala Dinas PUPR, kemudian Sekdis PUPR. 5 Kepala UPT dan juga 2 pihak swasta yang merupakan tenaga ahli ataupun orang kepercayaan dari Gubernur,” terangnya.

Menurutnya, Kepala Dinas PUPR dan anak buahnya diamankan di kantor dinas. Petugas lalu menerbangkan 9 orang tersebut selanjutnya ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan secara intensif.

Petugas sempat mencari dan mengejar Abdul Wahid ke sejumlah lokasi di Riau. Hingga akhirnya Gubernur Riau ini tertangkap di sebuah kafe bersama satu orang berinisial TM.

Budi melanjutkan, petugas juga mengejar satu orang lain dan berinisial DN. Namun, petugas KPK tidak perlu repot karena orang tersebut menyerahkan diri ke KPK, Selasa (4/11/2025) petang.

“Paralel dengan itu, kami tadi sudah melakukan expos di level pimpinan. Dan sudah ditetapkan pihak-pihak yang bertanggung jawab dan menjadi tersangka dalam perkara ini,” tegasnya.

Penyidik KPK masih terus melakukan pemeriksaan secara intensif. KPK belum menjelaskan peran masing-masing pejabat Riau yang terjaring OTT tersebut. (*)

Exit mobile version