CILACAP – Lomba Lintas Alam Bupati Cup di Cilacap, menjadi ajang peserta untuk unjuk kemampuan melintasi pegunungan. Selain itu, sejumlah peserta mencoba untuk pamer kostum kreasi masing-masing bertema ramah lingkungan.
Lomba tersebut berlangsung di Lapangan Bumi Wijayakusuma Kecamatan Majenang, Cilacap, Minggu (26/10/2025). Bupati Cilacap melepas peserta kloter pertama dengan pengibaran bendera start. Ajang ini merupakan gelaran Karang Taruna Kecamatan Majenang.
Beberapa peserta membuat kostum berbahan plastik bekas. Hingga membentuk karakter kartun yang populer di kalangan anak kecil. Ada juga peserta yang membawa alat pancing, lengkap dengan ember untuk wadah ikan.
Atau ada juga peserta yang membuat baju kamuflase mirip sniper. Baju ini menutup seluruh tubuh mereka dengan bahan tali plastik.
Hal ini sontak mengundang perhatian Bupati Cilacap usai membuka secara resmi lomba lintas alam tersebut. Bahkan dia rela untuk foto bersama dengan peserta yang menggunakan kostum unik tersebut.

Saat membuka lomba lintas alam, Bupati Cilacap Syamsul Aulya Rachman terkesan dengan acara ini. Karena ini menjadi momen melatih generasi muda mencintai alam.
“Alam ini titipan dari nenek moyang untuk kita wariskan kepada anak cucu,” katanya.
Sisi positif lain, momen anak muda seperti ini menjadi persiapan menuju tahun emas di 20245 nanti. Karena anak muda yang menjadi peserta, akan lebih mencintai alam sekaligus bisa menjaga ekosistem yang ada.
“Oni bagian dari penyiapan generasi muda menuju Indonesia Emas dengan mencintai alam,” katanya.
Panitia Lomba Lintas Alam Bupati Cilacap Cup, mencatat, lebih dari 500 regu yang mengikuti ajang tersebut. Tiap regu terdiri dari 3 orang. Panitia membagi kategori siswa SMP, SMA dan umum.
“Peserta tidak hanya dari Cilacap atau Jawa Tengah. Juga dari Jawa Barat dan ada yang dari Jawa Timur,” kata ketua panitia, Sahlan. (*)