Maksimalkan Medsos Jaring Calon Peserta Vaksinasi

  • Bagikan
GM Pertamina, Eko Sunarno memberikan keterangan kepada media disela-sela vaksinasi terpusat di Pertamina Cilacap, Senin (26/7/2021). (doc)

CILACAP – Pertamina Cilacap mencoba memaksimalkan media sosila untuk bisa menjaring warga agar bisa mengikuti vaksinasi. Melalui medsos, warga diberitahu akan adanya vaksinasi massal di sejumlah lokasi yang ditentukan.

Seperti vaksinasi massal di 3 lokasi di Pertamina Cilacap, Senin (26/7/2021). Warga mendapatkan informasi ini dari media sosial dan datang ke 3 lokasi di komplek Pertamina Cilacap. Dari 3 lokasi vaksinasi di komplek Pertamina, tercatat ada 1000 orang yang terjaring. Masing-masing terpisah di Gedung Patra Graha sebanyak 500 orang, Patra Ria (300) dan Gate 2 (200).

GM Pertamina Eko Suparno, sudah menerapkan sosialisasi melalui medsos hingga warga bisa segera mendaftar secara online.

“Ada yang kita broadcast melalui IG (instagram) dan medsos lainnya,” ujar Eko Suparno.

Namun demikian, pihaknya masih bisa menerima warga yang datang ke lokasi vaksinasi massal meski tidak mendaftar secara online. Pihaknya tetap mempersiapkan warga yang tidak mendaftar secara online. Syaratnya mereka harus bisa menunjukan KTP dan jumlah vaksin yang tersedia masih mencukupi.

“Masih bisa mendaftar dengan membawa KTP dan jumlah vaksin masih memungkinkan,” katanya.

Dandim Cilacap, Letko Andi Affandi menambahkan, warga yang tidak bisa mengikuti vaksinasi terpusat seperti di Pertamina, masih bisa divaksin di puskesmas terdekat.

“Tiap puskesmas secara kontinyu gelar vaksinasi,” kata dia.

Menurutnya, Kabupaten Cilacap memang butuh percepatan vaksinasi dengan melihat jumlah penduduk yang mencapai 1,9 juta jiwa. Jumlah ini hanya kalah dibandingkan ibu kota provinsi Jawa Tengah, yakni Semarang.

cilacap 1,9 juta, terbanyak setelah semarang,

Baginya, vaksinasi ini menjadi salah satu acuan pengampu kebijakan di tiap wilayah sebagai sarana untuk melawan Covid19. Seperti diketahui, vaksinasi akan membentuk imunitas secara komunal atau herd immunity. Hingga diharapkan kegiatan ini bisa terus dijalankan dengan mengikuti standar dan prosedur.

“Seperti kata Pak GM tadi, ini akan dilanjutkan as soon as posible,” tegasnya. (*)

  • Bagikan