JAKARTA – Nasib apes 2 wakil ASEAN usai jalani laga perdana di Piala Asia U-20. Kedua wakil ini harus kalah dari lawan masing-masing dengan skor yang sama persis, yakni 3-0.
Timnas Indonesia U-20 Indonesia yang berada di Grup C, berhadapan dengan Timnas U-20 Iran. Sementara Timnas U-20 Thailand memulai Grup D dengan menantang Timnas U-20 Jepang. Kedua tim sama-sama menelan pil pahit.
Tim besutan Indra Sjafri kalah oleh Iran dengan skor 0-3. Ketiga gol milik Pasukan Bintang Persia dilesakkan oleh Hesam Nafari pada menit ke-5, Esmaeil Gholizadeh (63), dan Mobin Dehghan (70).
Skor serupa juga dirasakan oleh anak asuh Emerson Pereira da Silva. Gawang Thailand bobol tiga kali oleh Hisatsugu Ishii pada menit ke-14, Rion Ichihara (33) dan Ryunosuke Sato (69).
Dengan hasil ini, wakil ASEAN di Piala Asia U-20, sama sama berada di dasar klasemen grup masing-masing. Sementara Jepang dan Iran, berada di posisi teratas.
Coach Justin buka suara enanggapi kekalahan Timnas U-20 Indonesia. Menurutnya, semua pihak harus mengakui kalau postur pemain wakil ASEAN di Piala Asia U-20, memang kalah tinggi. Apalagi, jika dibandingkan dengan postur para pemain Iran, atau wakil dari Timur Tengah lainnya.
“Kenapa Iran di sepak bola bagus? Karena mereka fisiknya orang Eropa. Jadi di situ kita udah kalah,” katanya di akun Justinus Lhaksana.
“Memang fisik orang Asia Tenggara seperti ini,” katanya lagi.
Dia menambahkan, tinggi rata-rata pemain Iran mencapai 180 atau bahkan lebih. Hingga mereka selalu unggul dalam duel udara dan menghasilkan 2 gol dari sepak pojok. Gol lainnya juga berawal dari umpan silang yang langsung menuju kotak pinalty.
“Dua gol heading dari corner kick,” tegasnya. (*)
