News  

Nasib Leader WPONE di Cilacap, Mundur dari Jabatan Kades Atas Tuntutan Warga

Urutan kepala desa yang pernah menjabat di Desa Cigintung Kecamatan Wanareja, Cilacap. Nasib leader Wpone yang juga Kades Cigintung berakhir tragis dan mundur atas desakan warga. (bercahayanews.com)

CILACAP – Nasib leader Wpone di Cilacap yang juga seorang kepala desa (kades), berakhir tragis. Dia pada akhirnya mundur dari jabatannya setelah menerima desakan warga setempat.

Ratusan warga menggurudug kantor desa sejak sore hari dan kian ramai saat malam hari. Mereka mendesak adanya pertanggung jawaban dari Kades karena keterlibatannya dalam bisnis berbasis aplikasi, yakni Wpone.

Informasi yang ada di bercahayanews.com menyebutkan, Kades berinisila DJ tersebut, sudah lama merekrut warga untuk ikut aplikasi WPONE dengan berbagai janji manis.

Salah satu janji adalah tiap member akan mendapatkan keuntungan 2 persen tiap hari dari jumlah modal yang masuk. Nilai minimal saldo pertama adalah Rp500 ribu. Baru setelah itu, peserta bisa menambah modal sesuai dengan keinginan.

Nasib leader Wpone ini, jauh berbeda saat bisnis investasi berbasis aplikasi ini masih memberikan fee tiap hari. DJ berubah menjadi sultan kerap membagikan uang saweran kepada warga. Dia juga pernah membagikan uang secara cuma-cuma, dalam sebuah acara di luar desanya.

Nasib leader Wpone ini, seolah menjadi cerminan keberhasilan bisnis tersebut. Informasi yang beredar, tiap hari dia bisa meraih Rp 40 juta dengan hanya duduk manis. Keuntungan tersebut dari nilai investasi, serta keuntungan sebagai leader.

Namun sejak 1 April 2025, nasib leader Wpone Cilacap ini berubah drastis. Dia sudah tidak lagi bisa menikmati hasil dari bisnis tersebut. Dan sejak hari itu, dia sudah mundur dari jabatannya sebagai kades, usai menerima desakan warga.

Warsid, salah satu warga mengatakan, DJ sudah membuah kegaduhan di desa tersebut. Ini karena sudah mengajak warga mengikuti bisnis berbasis aplikasi, yang belakangan merugikan warga.

“Warga kami banyak dirugikan karena mengikuti ajakan kades,” katanya. (*)

Exit mobile version