News  

Pagar Rumah Puan Maharani Nyaris Dihajar Massa

Massa nyaris menghajar massa lain saat menggeruduk kediaman Ketua DPR RI Puan Maharani di Jakarta pada Minggu (31/8/2025) dini hari. (doc/instagram)

JAKARTA – Massa nyaris menghajar massa lain saat menggeruduk kediaman Ketua DPR RI Puan Maharani di Jakarta pada Minggu (31/8/2025) dini hari. Mereka datang berkelompok dan membuat suasana sekitar rumah menjadi tegang.

Dalam video amatir yang viral di media sosial, sekelompok massa nyaris menghajar aparat saat berteriak provokatif sambil mencoba merobohkan pagar rumah. Mereka terlihat menggoyang pagar secara bersamaan, menciptakan kondisi mencekam.

Salah satu dari kerumunan massa nyaris menghajar warga lain saat memprovokasi dengan teriakan keras.
“Woii, tumbang woi! Ayo! Ayo!” teriaknya sambil mendorong pagar dengan tenaga penuh.

Massa nyaris menghajar warga lain ketika aksi semakin panas saat mereka terus mencoba merusak gerbang rumah Puan. Seorang koordinator memimpin komando untuk menjebol pagar. “1, 2, 3! Kanan kiri! Ayo tumbang!” teriaknya.

Massa lain nyaris menghajar massa saat saling menyemangati satu sama lain.“Kompak, woi! Kompak, woi!” teriak mereka dengan semangat tinggi.

Aparat Sigap Menghalau Massa

Aparat keamanan nyaris menghajar massa ketika sigap bergerak cepat membubarkan kerumunan. Mereka berhasil memukul mundur massa sebelum sempat masuk ke dalam rumah dan melakukan penjarahan.

Menurut keterangan akun @NenkMonica, aparat nyaris menghajar massa karena memberikan pencegahan tegas di lokasi.
“Massa sudah memasuki wilayah rumah Puan Maharani, tapi aparat langsung mencegah dan memukul mundur. Tidak ada penjarahan,” jelas akun tersebut.

Insiden rumah Puan Maharani hampir menjadi sasaran amukan massa dalam rangkaian aksi penjarahan yang menyasar kediaman sejumlah pejabat dan tokoh publik. Sebelumnya, massa juga hampir menghajar warga saat menjarah rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani di Bintaro, Tangerang Selatan, pada waktu yang hampir bersamaan.

Selain itu, kediaman artis sekaligus anggota DPR, seperti Uya Kuya di Duren Sawit dan Eko Patrio di Kuningan, juga nyaris dihajar massa pada Sabtu (30/8) malam.

Kasus paling parah terjadi di rumah Ahmad Sahroni di Tanjung Priok. Massa nyaris dihajar massa ketika menjarah perabotan dan merusak empat mobil mewah milik Sahroni hingga tak berbentuk. (*)

Exit mobile version