Pelaku Pengeroyokan Sadis di Cilacap Ditangkap

Petugas menggiring 3 pelaku pengeroyokan di Jalan RE Martadinata, Cilacap. Para pelaku terancam 7 tahun penjara karena mengeroyok korban menggunakan kapak. (narisakti/bercahayanews.com)

CILACAP – 3 orang pelaku pengeroyokan yang sangat sadis, akhirnya ditangkap petugas Polresta Cilacap. Mereka kini mendekam di balik jeruji tahanan sambil menunggu proses hukum lebih lanjut. Polisi sudah menetapkan para pelaku ini sebagai tersangka.

Identitas pelaku pengeroyokan sadis yakni FP (33) dan WS (25),warga Kelurahan Tegalkamulyan Kecamatan Cilacap Selatan. 1 lagi adalah IQ (23), warga Kelurahan Donan Kecamatan Cilacap Tengah.

Pengeroyokan sadis bermula dari pertemuan korban Doni Riyadi (36), warga Ujunggagak Kecamatan Kampung Laut dengan 3 pelaku di ruas RE Martadinata Cilacap pada Minggu (21/1/2024) dini hari. Doni saat ini berboncengan dengan 2 orang temannya menggunakan 1 sepeda motor.

Saat melintas di ruas RE Martadinata, ada pengendara lain yang sama-sama berboncengan 3. Semula tidak ada kejadian apapun sebelum akhirnya mereka sampai di persimpangan jalan.

Kapolresta Cilacap, Kombes Pol Ruruh Wicaksono SKI SH MH mengatakan, saat tiba di persimpangan ini terjadi adu mulut antara 3 pelaku dan korban bersama 2 temannya.

“Menurut pengakuan pelaku, ada kata-kata yang menyinggung pelaku lanjut cek-cok mulut. Karena 3 lawan 3, ada saling pukul dan menghindar,” katanya.

Namun pelaku FP ternyata sudah membawa kapak dan dia taruh di dasbor motor matic. Selama perjalanan, FP berada di tengah dan diapit 2 pelaku lainnya.

FP lalu mengambil kapak dari dasbor motor untuk menyerang korban bersama 2 temannya. Kondisi ini membuat Doni dan 2 temannya kalah karena ada lawan yang membawa senjata tajam. Hingga akhirnya, Doni menjadi sasaran FP yang memang membawa kapak.

“Korban atas nama Doni oleh FP dianiaya dengan kapak hingga luka,” kata dia.

Kapolresta merinci, korban mengalami luka di leher, dada dan kepala. Doni juga mengalami luka patah tulang lengan kiri akibat sabetan kapak dari pelaku.

Para pelaku pengeroyokan sadis ini sudah menjalani proses pemeriskaan setelah tertangkap pada 24 Januari 2024. Mereka kini terancam hukuman penjara selama 7 tahun. Petugas menggenakan Pasal 170 KUHP. (*)