News  

Pemekaran Cilacap, Kecamatan Ini Bakal Jadi Ibukota Kabupaten Baru

ilustrasi

CILACAP – Pemekaran Cilacap, akan membuat salah satu kecamatan menjadi ibu kota kabupaten. Ini menjadi keharusan, karena tiap daerah harus ada ibu kota.

Pemekaran Kabupaten Cilacap, sudah bergulir sejak lama. Dorongan paling kuat saat pemilihan kepala daerah pada 2007 lalu. Kala itu, salah satu pasangan calon mendorong isu pemekaran.

Langkah pemekaran ini untuk memperbaiki pemerataan pembangunan serta meningkatkan kualitas layanan publik. Karena warga di wilayah barat, sering mengalami masalah untuk mendapatkan pelayanan karena terkendal jarak. Warga di ujung barat, butuh waktu sekitar 3 jam untuk sampai di pusat kota Cilacap.

Pasca pilkada, dorongan ini terus bergulir. Sejumlah lembaga masyarakat terbentuk, atau mereformasi diri agar lebih bisa memberikan dampak kuat.

Hingga akhirnya, ada kajian ilmiah dari salah satu perguruan tinggi yang memberikan pandangan. Yakni pemekaran Cilacap memang layak untuk dilanjutkan. Namun, usulan ini lalu mentah karena ada kebijakan memorandum pemekaran dari pemerintah pusat.

Tapi sebelum memorandum ini muncul, warga dan lembaga masyarakat yang mendorong pemekaran sudah mengajukan calon ibu kota. Demikian juga dengan wilayah yang akan lepas dari kabupaten induk.

Kecamatan Majenang, mulai digadang-gadang menjadi ibu kota kabupaten yang akan terbentuk. Majenang, merupakan salah kecamatan di Cilacap dengan penduduk terbanyak. Demikian juga dengan luas wilayah yang tergolong besar.

Pemilihan Majenang karena sejumlah alasan. Seperti adanya pusat pelayanan publik dasar yang lebih memadai dari kecamatan lain. Sebut saja adanya RSUD Majenang, Samsat Pembantu, hingga kantor layanan umum lainnya.

Majenang juga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah barat. Ini dengan adanya pasar yang menjadi sentra ekonomi masyarakat pedesaan. Juga dengan perbankan swasta yang mulai hadir sejak 90-an akhir.

Kabupaten baru ini, akan mencakup 10 kecamatan. Yakni Kecamatan Majenang, Wanareja, Dayeuhluhur, Cimanggu, Karangpucung dan Sidareja. Juga dengan Kecamatan Gandrungmangu, Cipari, Kedungreja dan Patimuan. Luas 10 kecamatan ini mencapai 1.279 km persegi. (*)

Exit mobile version