SEMARANG – Polda Jawa Tengah meminta agar para pemudik yang menggunakan sepeda motor, untuk tetap menjaga kebugaran selama perjalanan. Caranya dengan sering mengambil jeda istirahat.
Sepeda motor saat arus mudik, selalu menjadi raja jalanan. Baik mereka yang melintas di jalur pantura ataupun selatan Jawa. Dan jumlah mereka, tiap tahun selalu mengalami peningkatan.
Tidak jarang, pengendara motor juga mengangkut barang bawaan. Plus membawa anak kecil hingga satu motor berisi 3 atau 4 orang pemudik.
Hal ini tentu berbahaya karena perjalanan panjang dan menguras energi pengendara. Belum lagi dengan cuaca terik ataupun hujan deras.
Karena itu, Polisi menyarankan agar pemudik yang naik motor lebih sering beristirahat. Beda dengan pemudik yang menggunakan kendaraan roda 4. Pemudik, terutama pengemudi bisa lebih terjaga kebugarannya karena berada di dalam ruang yang suhunya terjaga.
Petugas menyebut, pemudik yang naik motor sebaiknya lebih sering beristirahat untuk memulihkan kondisi tubuh. Dengan begitu, pengendara akan terhindar dari rasa lelah, mengantuk yang bisa berujung pada kecelakaan lalu lintas.
Wakapolda Jateng Kombes Pol Latif Usman mengimbau pemotor untuk beristirahat tiap dua jam. Dengan begitu, pengendara bisa mengurangi risiko kecelakaan dan menjaga kebugaran.
“Polda Jawa Tengah telah menyiapkan sarana dan prasarana di titik-titik peristirahatan bagi pemudik, khususnya pengendara roda dua. Kami hadir untuk memberikan rasa aman nyaman bagi pemudik sebagai pelayanan Prima dari Polri kepada Pemudik,” kata Wakapolda.
Dia menambahkan, Polda Jawa Tengah sudah memulai program Valet Ride di Pos Nasmoco, Kabupaten Brebes. Kloter pertama yang berangkat pukul 13.15 WIB diikuti 36 pemudik dan 21 motor dengan tujuan Polrestabes Semarang. (*)
