JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto akan segera mengumumkan anggota Komite Reformasi Polri dan melantik para anggotanya di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, pekan depan. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan rencana Prabowo untuk segera melantik seluruh anggota Komite Reformasi Polri.
“Iya, akan diumumkan dan dilantik oleh Pak Presiden minggu depan,” kata Prasetyo.
Meski begitu, Prasetyo belum mengungkapkan tanggal pasti pelantikan maupun jumlah anggota yang tergabung dalam komite tersebut.
Pembentukan Komite Reformasi Polri menjadi bagian dari komitmen Presiden Prabowo dalam menindaklanjuti aspirasi publik terkait reformasi internal kepolisian. Kebijakan ini muncul setelah ada desakan masyarakat agar pemerintah melakukan pembenahan menyeluruh di tubuh Polri.
Berbeda dengan Tim Transformasi Reformasi Polri bentukan Kapolri melalui Surat Perintah Nomor Sprin/2749/IX/TUK.2.1./2025 tertanggal 17 September 2025. Komite Reformasi Polri berada langsung di bawah kendali Presiden Prabowo.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra memastikanhal serupa. Komite Reformasi Polri bentukan Presiden RI Prabowo Subianto akan diumumkan dan paling lambat pertengahan Oktober 2025.
“Paling lambat pertengahan bulan Oktober, Presiden sudah akan mengumumkan komisi atau Komite Reformasi Polri itu,” kata Yusril.
Sejumlah nama sudah beredar dan akan masuk atau menjadi anggota Komite Reformasi Polri. Salah satunya adalah Mahfud MD. Mantan Menkopolhukam ini menyebut sudah bertemu dengan utusan Presiden Prabowo dan mengajaknya bergabung dalam Komite Reformasi Polri.
Dia memastikan bersedia membantu, meski tidak harus masuk dalam tim tersebut atau menjadi anggota Komite Reformasi Polri. Karena dengan menyerahkan data, baginya hal ini sudah membantu tim. (*)
