JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto, melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, menyatakan bahwa ia tidak mempersoalkan fenomena pengibaran bendera bajak laut dari serial One Piece menjelang HUT ke-80 RI. Prabowo soal bendera One Piece menegaskan bahwa masyarakat bebas mengekspresikan diri selama tetap menjunjung semangat nasionalisme dan menghormati bendera Merah Putih.
DPR Ingatkan Makna Bendera Merah Putih
Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, mengingatkan masyarakat bahwa momen 17 Agustus merupakan bagian penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Ia merespons pernyataan Prabowo soal bendera One Piece dengan mendorong seluruh anak bangsa agar terus mengibarkan bendera Merah Putih. Ia menegaskan bahwa Merah Putih merupakan simbol perjuangan para pahlawan yang rela mengorbankan darah dan nyawa.
TB Hasanuddin menegaskan kepada wartawan bahwa para pahlawan rela berkorban demi mempertahankan Merah Putih. Mereka memperjuangkan kemerdekaan hingga bangsa Indonesia memproklamasikannya pada 17 Agustus 1945. Ia juga menanggapi Prabowo soal bendera One Piece dengan mengajak masyarakat menjaga makna dan kehormatan simbol negara.
Dalam penegasannya, TB Hasanuddin meminta masyarakat untuk tidak mengganti atau menomorduakan bendera Merah Putih saat memperingati kemerdekaan. Ia mengutip Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 yang mewajibkan warga negara mengibarkan Merah Putih setiap 17 Agustus. Ia menyampaikan komentar ini sebagai respons terhadap soal bendera One Piece.
TB Hasanuddin menyatakan bahwa pengibaran bendera selain Merah Putih pada tanggal tersebut dapat dianggap tidak etis dan merendahkan kewibawaan simbol negara. Ia kembali menyinggung Prabowo soal bendera One Piece dalam konteks menjaga kesakralan momen kemerdekaan.
TB Hasanuddin menilai jika masyarakat ingin menyampaikan kritik melalui simbol seperti bendera One Piece, maka mereka perlu melakukannya secara jelas agar tidak menimbulkan kesalahpahaman. Ia menyindir pandangan Prabowo soal bendera One Piece dengan mengajak publik berhati-hati dalam mengekspresikan aspirasi.
Ia menegaskan bahwa demokrasi memberi ruang untuk mengkritik pemerintah, namun ia berharap masyarakat menyampaikan kritik dengan alasan dan solusi yang konkret. Walau berbeda pendapat dengan Prabowo soal bendera, ia tetap menjunjung pentingnya penghormatan terhadap simbol negara.
TB Hasanuddin juga mengajak generasi muda menjaga semangat kebangsaan dan mengibarkan Merah Putih dengan bangga. Ia menyampaikan ajakan tersebut sebagai tanggapan atas pernyataan Prabowo benderae yang membolehkan ekspresi publik selama tidak melanggar aturan.
Pernyataan Resmi Istana Soal Ekspresi Kreatif
Sebelumnya, Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo melihat pengibaran bendera One Piece sebagai bentuk kreativitas masyarakat. Ia menyampaikan pandangan Prabowo soal bendera One Piece di Kompleks Istana Kepresidenan dan menegaskan bahwa ekspresi tersebut sah-sah saja selama berada dalam batas wajar.
Meski begitu, Prasetyo tetap mengingatkan masyarakat agar tidak mempertentangkan bendera One Piece dengan simbol negara. Ia menegaskan bahwa Prabowo tetap mengakui Merah Putih sebagai satu-satunya bendera nasional yang wajib dihormati.
Sebagai politikus Partai Gerindra, Prasetyo juga menegaskan bahwa persoalan hanya akan muncul jika masyarakat menggunakan bendera tersebut secara tidak pantas. Ia menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa menurut Prabowo soal bendera One Piece, masyarakat tetap harus menghormati pengorbanan para pahlawan. (*)
