JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia Capai Nol Emisi sebelum tahun 2060.
Prabowo menyampaikan pidato di Sidang Umum PBB, New York, dan menegaskan komitmen Indonesia melawan perubahan iklim lewat aksi nyata. Ia memastikan Indonesia berkomitmen menjalankan Paris Agreement 2015 untuk Capai Nol Emisi lebih awal dari jadwal.
Prabowo menegaskan Indonesia tetap menjalankan Perjanjian Paris. Ia menyatakan keyakinan bahwa bangsa ini mampu Capai Nol Emisi sebelum 2060.
Prabowo mendorong rehabilitasi hutan sebagai langkah konkret. Ia menargetkan pemulihan 12 juta hektare hutan rusak agar Indonesia semakin cepat Capai Nol Emisi.
Prabowo menggerakkan pengurangan degradasi hutan dan penciptaan lapangan kerja hijau. Ia menekankan perlindungan alam sebagai jalan utama untuk Capai Nol.
Transformasi Energi untuk Capai Nol Emisi
Prabowo mengumumkan rencana Indonesia mengalihkan pembangunan dari energi fosil ke energi terbarukan. Ia menegaskan langkah ini penting agar bangsa segera Capai Emisi.
Prabowo menargetkan pembangkit listrik baru menggunakan energi terbarukan. Ia menyebut strategi ini sebagai kunci percepatan Indonesia untuk Capai Emisi.
Prabowo menegaskan tujuan utama strategi iklim. Ia menyebut langkah itu untuk mengangkat rakyat dari kemiskinan sekaligus memastikan Indonesia Nol Emisi.
Prabowo menyatakan Indonesia ingin menjadi pusat solusi ketahanan pangan, energi, dan air. Ia menilai visi tersebut selaras dengan komitmen untuk Capai Nol.
Prabowo berpidato pada sesi Debat Umum Sidang Majelis Umum ke-80 PBB di New York. Ia memanfaatkan kesempatan itu untuk menegaskan peran Indonesia dalam agenda Nol Emisi.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan Prabowo mendapat giliran ketiga untuk berpidato setelah Presiden Brasil dan Presiden Amerika Serikat. Ia menyebut Sidang PBB tahun ini sebagai momentum penting bagi Indonesia untuk Capai Nol.
Teddy menilai Indonesia tampil sebagai pemimpin Global South yang mendorong reformasi tata kelola dunia. Ia memastikan posisi ini memperkuat komitmen bangsa dalam agenda Capai Nol Emisi. (*)
