JAKARTA – PSSI ternyata tidak pernah memasang target agar Timnas bisa lolos Piala Dunia. Lebih tepat lagi, gelaran Piala Dunia 2026.
Piala Dunia 2026 akan berlangsung di 3 negara. Yakni Meksiko, Kanada dan Amerika Serikat. Total ada 16 stadion yang akan menggelar laga para peserta Piala Dunia. 11 stadion ini ada di Amerika Serita, 2 di Kanada dan 3 di Meksiko.
Piala Dunia 2026 akan mencatatkan sejarah sebagai edisi pertama dengan 36 peserta. Artinya, ini lebih banyak dari format sebelumnya yang hanya diikuti 32 negara. Untuk kuota Asia sebanyak 8,5.
Timnas Indonesia tengah berjuang di fase 3 dan berada di posisi ketiga grup C. Timnas Indonesia masih ada peluang untuk lolos ke Piala Dunia.
Meski begitu, PSSI dari awal tidak pernah pasang target masuk Piala Dunia edisi 2026. Justru target adalah bisa lolos Piala Dunia 2030 di Arab Saudi.
Anggota Exco PSSI Arya Sinulingga memastikan, tidak pernah ada bahasan di PSSI tentang target lolos Piala Dunia 2026.
“Target lolos Piala Dunia 2026 tidak pernah kita omongkan, PSSI selalu ngomong 2030,” kata dia.
Hal ini tergolong sangat realitis dan tercermin dari program naturalisasi pemain. Mayoritas pemain masih berusia muda. Sebut saja Ivar Jenner, Elkan Baggot, ataupun Raffael Struick. Usia mereka belum genap 22 tahun.
Demikian juga dengan pemain lainnya yang masih sangat muda. Seperti Marcelino Ferdinand, Pratama Arhan dan Risky Ridho.
Namun mereka sudah mendapat kesempatan main di ajang kualifikasi Piala Dunia 2026, Piala Asia baik junior maupun senior. Hingga mereka nantinya sudah benar-benar matang saat main di Piala Dunia 2030.
Justinus Lhaksana mengatakan, lolos Piala Dunia 2030 lebih realistis. Karena faktor usia para pemain Timnas Indonesia yang sudah lebih matang.
“Realistisnya, kita itu di 2030. Karena pemain pemain bocah ini udah dapat jam terbang lebih banyak lagi, dan lebih mateng,” katanya di podcast youtube R66 Sports. (*)
