GROBOGAN – Rel kereta yang ada di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, amblas akibat tersapu banjir luapan Sungai Tuntang. Banjir tersebut membuat rel kereta amblas, tepatnya di Km 32+5/7 tepatnya antara Stasiun Gubug dan Stasiun Karangjati. KAI telah melakukan berbagai langkah untuk menangani masalah ini.
Langkah KAI antara lain mengerahkan tenaga dan material untuk perbaikan jalur kereta yang amblas tersebut. Material ini berupa batu, bantalan rel, besi dan material konstruksi untuk jembatan.
Manager Humas Daop 4 Semarang KAI, Franoto Wibowo, pihaknya masih terus berupaya memperbaiki rel kereta yang amblas di Grobogan.
“Proses penanganan terus dilakukan petugas DAOP 4 bersama tenaga dari luar,” kata Franoto.
Pihaknya menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat, terutama yang sudah punya rencana bepergian dengan naik kereta api.
“Kami sampaikan permohonan maaf,” kata dia.
Banjir di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah mengakibatkan ratusan warga dari beberapa desa terdampak. Sebagian warga terpaksa mengungsi karena air sangat deras masuk ke rumah. Sejumlah rumah warga mengalami kerusakan. Bahkan ada beberapa kendaraan berupa motor dan mobil yang hanyut terbawa banjir tersebut.
Bencana banjir dan tanah longsor di Jawa Tengah, melanda sejumlah kabupaten atau kota. Wilayah terdampak sebagian berada di pesisir utara Jawa Tengah. Seperti di Demak, Grobogan, Sragen, Temanggung, Banjarnegara, dan Kota Surakarta, juga ikut menjadi korban.
Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Ahmad Yani Semarang, Yoga Sambodo telah menyebut banjir longsor di Jawa Tengah terjadi karena pengaruh cuaca esktrim. (*)
