News  

Respon KDM Usai Polisi Tetapkan 2 Tersangka Longsor Gunung Kuda

Foto Gunung Kuda sebelum ada tragedi longsor. KDM respon kinerja polisi usai tetapkan 2 orang sebagai tersangka atas kejadian longsor di tambang Gunung Kuda. (doc/instagram)

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) beri respon cepat usai polisi tetapkan 2 tersangka atas kejadian longsor di tambang Gunung Kuda, Cirebon. Baginya, langkah penyidik sudah sangat tepat.

Polresta Cirebon menetapkan 2 orang sebagai tersangka atas kejadian longsor di komplek tambang Gunung Kuda. Mereka terbukti melalaikan surat peringatan dari Dinas ESDM Jawa Barat. Juga lalai dalam hal keselamatan kerja.

Tersangka kejadian longsor di tambang Gunung Kuda adalah AK (59), warga Desa Bobos, Kecamatan Dukupuntang, berstatus pengelola tambang. Lalu ada AR (35), yang berstatus sebagai Kepala Teknik Tambang (KTT) sekaligus pengawas operasional. Sedangkan izin tambang ini milik Koperasi Pondok Pesantren Al-Azhariyah.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni SIK, SH, MH membeberkan hasil penyelidikan saat konfrensi pers. Menurutnya, Dinas ESDM Jawa Barat sudah melarang penambangan di sana tanpa ada Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). Dokumen ini sangat penting, pengelola sudah lama tidak mengurusnya dan justru melanjutkan kembali penambangan di sana.

KDM langsung memberikan respon usai penetapan tersangka terhadap 2 orang yang mengurus tambang Gunung Kuda. Ini dia sampaikan melalui postingan di akun Instagram miliknya.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Kapolda Jawa Barat, Bu Kapolresta Cirebon dan seluruh jajaran yg telah bertindak tegas. Dengan mentersangkakan pengelola tambang Gunung Kuda Cirebon, dan melakukan penahanan,” ungkap KDM.

KDM berharap, penetapan pengelola tambang Gunung Kuda sebagai tersangka harus menjadi pembelajaran bagi siapapun. Terutama bagi para pengelola tambang untuk memperhatikan keselamatan kerja, dan tidak bertindak sembarangan.

“Semoga seluruh langkah menjadi pembelajaran penting bagi pengelola tambang untuk tidak bertindak sembarangan dengan mengabaikan prinsip-prinsi keselamatan para pekerjanya,” kata KDM.

Selain itu, KDM juga berharap agar kejadian di Gunung Kuda tidak terulang lagi hingga menyebabkan 2 orang jadi tersangka. Juga adanya korban jiwa dari para pekerja.

“Mari kita jaga alam semesta. Kalau kita jaga alam, maka alam akan jaga kita,” tegasnya. (*)

Exit mobile version