JAKARTA – Salsa Erwina Bongkar Identitasnya ketika ia angkat bicara dan menolak tuduhan sebagai “Termul” atau ternak Mulyono, sebutan yang melekat pada pendukung mantan Presiden Joko Widodo.
Salsa Erwina Bongkar Identitasnya dalam sebuah video di Instagram pada Senin, 15 September 2025. Ia menegaskan bahwa tuduhan itu tidak berdasar dan melecehkan perjuangannya selama ini.
Salsa Bongkar Identitasnya dengan menyebut para penyebar fitnah di media sosial menggunakan teori straw man, yakni menyerang bayangan orang dan mengabaikan substansi argumen.
Salsa Bongkar Identitasnya ketika ia menegaskan dirinya bukan anak siapa-siapa dan tidak berasal dari keluarga berprivilege. Ia bertanya, “Kalau tuduhan itu benar, kemana aja aku selama 10 tahun ini? Kenapa baru muncul sekarang?”
Salsa Bongkar Identitasnya dengan menceritakan perjuangan hidupnya. Setelah lulus dari Universitas Sumatera Utara dengan prestasi tinggi, ia merantau ke Kuala Lumpur.
Salsa Bongkar Identitasnya ketika ia mengungkap tim debat USU yang menanggung tiket pesawatnya. Ia hanya membawa Rp3 juta, sehingga ia menumpang di rumah teman sebelum akhirnya mandiri.
Salsa Erwina dengan menunjukkan pengalamannya membangun kehidupan di Denmark. Ia menghabiskan satu dekade untuk mendukung keluarganya dan membangun hidup, bukan untuk berpolitik.
Salsa Erwina Bongkar Identitasnya Demi Membela Perjuangan
Salsa Bongkar Identitasnya ketika ia menjelaskan alasan baru berbicara belakangan ini. Ia berkata, “Kenapa aku akhirnya bicara? Karena aku concern dengan budaya kita dan kesejahteraan masyarakat.”
Salsa Bongkar Identitasnya ketika ia mengkritik sikap publik yang seksis terhadap perempuan. Ia menilai publik selalu mempertanyakan identitas perempuan, sementara laki-laki bebas berbicara tanpa beban personal.
Salsa Bongkar Identitasnya ketika ia menegaskan, “Kita perempuan juga bisa bersuara kok tanpa harus datang dari background siapapun.” Ia menekankan bahwa pihak penuduh wajib membuktikan tuduhan soal ternak Mulyono.
Salsa Erwina dengan menolak tuduhan bahwa ia menerima keuntungan dari pihak tertentu. Ia menegaskan hanya menerima honor sebagai narasumber media.
Salsa Erwina Bongkar Identitasnya dengan menunjukkan risikonya saat menyuarakan kritik. Ia mengaku mempertaruhkan kenyamanan, keamanan, bahkan nyawanya demi melawan ketidakadilan.
Salsa Erwina Bongkar Identitasnya ketika ia menegaskan, “Apa yang harus dikritisi itu ide saya, bukan siapa saya.” Ia mengajak publik mengabaikan narasi fitnah yang hanya menguras energi.
Salsa Erwina Bongkar Identitasnya dengan mengingatkan masyarakat agar fokus mencari solusi untuk masalah bangsa, bukan menyerang identitas pribadi seseorang. (*)
