Selama PPKM Darurat, Alun-alun Dan Taman Gelap Gulita

  • Bagikan
PJU di Taman Kota Majenang padam selama PPKM Darurat. Yang menyala tinggal lampu hias saja. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Selama PPKM Darurat diterapkan, Pemerintah Kabupaten Cilacap mengambil langkah untuk mengurangi terjadinya kerumunan warga pada malam hari. Salah satunya dengan mematikan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di berbagai pusat keramaian. Lokasi tersebut antara lain taman dan alun-alun di seluruh wilayah Kabupaten Cilacap.

Kepala UPT PJU Wilayah Barat Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Diperkimta), Nur Achmad Sumedi mengatakan, ada instruksi khusus dari Bupati Cilacap terkait pemadaman tersebut. Hingga pihaknya melakukan pemadaman di berbagai lokasi.

“Ada instruksi dari bupati,” ujar Nur Achmad, Senin (19/7/2021).

Dia merinci, PJU yang dimatikan ada di semua taman dan alun-alun. Untuk wilayah kerjanya, pemadaman ada di alun-alun Kecamatan Majenang, Wanareja, Sidareja dan Gandrungmangu. Demikian juga dengan Taman Kota Majenang, Sidareja dan lainnya.

Selain itu, sejumlah ruas utama di wilayah pinggiran juga dimatikan. Sebut saja Jalan Diponegoro, yang menjadi ruas utama di Kecamatan Majenang. Ruas ini juga bagian dari jalan selatan nasional yang menghubungkan Jawa Tengah dan Jawa Barat. Ruas ini juga menjadi penghubung utama dengan pusat perbelanjaan, Taman Kota dan Alun-alun Majenang.

Pemadaman ini, katanya kondisinya mirip dengan kebijakan pada 2020 lalu. Saat itu pemerintah juga mengambil keputusan untuk memadamkan PJU di sejumlah lokasi yang kerap dijadikan tempat untuk berkumpul.

“Sama seperti tahun kemarin,” kata dia.

Nur Achmad menambahkan, pemadaman tersebut mulai diterapkan pada 11 Juli 2021. Hingga sehari menjelang berakhirnya PPKM Darurat, pihaknya belum mendapatkan petunjuk lebih lanjut dari Kepala Disperkimta.

“Pemadaman dari tanggal 11 Juli. Kita menunggu petunjuk dan instruksi kepala dinas lebih lanjut. Apakah pemadaman akan diteruskan atau gimana, kita masih menunggu,” katanya.

Terpisah, Wakil Bupati Cilacap, Samsul Aulia Rahman menambahkan, Pemerintah Kabupaten Cilacap masih menunggu instruksi lebih lanjut terkait perpanjangan PPKM Darurat.

“Saya memang sudah mendengar mau ada perpanjangan. Tapi kita menunggu instruksi lebih lanjut dari pemerintah pusat,” tegasnya. (*)

  • Bagikan