Sumur Warga Kutawaru Tercemar, BPBD Kirim Air Bersih

  • Bagikan
BPBD Cilacap salurkan air bersih untuk warga Kelurahan Kutawaru, Cilacap karena sumur tercemar akibat kebakaran Pertamina. (doc)

CILACAP – Pasca kebakaran di Pertamina Cilacap pada Jumat (11/6/2021) malam, pukul 19.45 dan berakhir pada Minggu (13/6/2021), membawa dampak bagi warga sekitar. Salah satunya adalah warga di Kelurahan Kutawaru Kecamatan Cilacap Tengah, Cilacap.

Sumur warga setempat kotor dan tercemar karena tebaran debu yang terbang dan terkena air hujan saat kebakaran berlangsung. Terutama saat Jumat malam, atau ketika kebakaran pertama kali terjadi. Dilaporkan, selama kebakaran berlangsung hujan mengguyur pusat Kabupaten Cilacap.

Sementara pada Sabtu (12/6/2021), bersamaan dengan munculnya titik api baru, asap membumbung tinggi. Debu dari kobaran api juga terbang ke arah Kelurahan Kutawaru.

Pertamina Cilacap kemudian memutuskan untuk memeriksa sumur warga. Kondisi ini dilaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap dan ditindaklanjuti dengan pengiriman air bersih ke wilayah tersebut.

“Menindaklanjuti permintaan PT Pertamina untuk membantu warga Kelurahan Kutawaru yang terdampak imbas kebakaran,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Cilacap, Tri Komara Sidhy, Selasa (15/6/2021).

Dia mengatakan, sasaran warga penerima bantuan air bersih di Dusun Cigintung RT 01 RW 12. Ada 30 keluarga yang mendapatkan kucuran air bersih dari petugas BPBD Cilacap. Petugas membawa 1 unit mobil tanki air berkapasitas 5000 liter dan disalurkan sepenuhnya untuk warga terdampak.

“Pengiriman kita lakukan Senin (14/6/2021) kemarin,” kata dia.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), Djoko Priyono mengakui adanya warga terdampak. Debu dan asap membawa pengaruh terhadap warga Kecamatan Kutawaru, Cilacap. Asap dan debu ini mencemari sumur warga setempat.

“Masalah abu, saya kira kawan-kawan RU IV sudah terjun ke sana,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, kilang penyimpanan benzene di Pertamina Cilacap terbakar pada Jumat (11/6/2021), pukul 19.45. Api di bundwall sekitar tanki 39 langsung diupayakan pemadaman dengan melibatkan 50 personil pemadam kebakaran. Api di tanki dengan kode T205 ini bisa dipadamkan namun muncul titik api baru di T203 pada Sabtu (12/6/2021). Api kemudian dinyatakan padam pada Minggu (13/6/2021), pukul 10.50(*)

  • Bagikan