DELI SERDANG – Tim SAR gabungan menemukan remaja hanyut bernama Fadil (16 tahun) di Sungai Belawan, Deli Serdang. Mereka menemukan korban dalam kondisi meninggal pada Rabu sore pukul 17.30 WIB setelah dua hari pencarian.
Peristiwa remaja hanyut itu terjadi pada Selasa sore ketika Fadil dan enam temannya berenang di Sungai Belawan. Mereka menyeberang untuk mengambil pelepah pisang di Desa Kelambir Lima, Hamparan Perak.
Saat teman-temannya berhasil menyeberang, arus sungai menyeret remaja hanyut tersebut karena ia kurang mahir berenang. Arus deras membuatnya cepat hilang dari pandangan teman-temannya. Keenam teman Fadil mencoba menolong remaja hanyut itu, tetapi gagal karena derasnya aliran air. Mereka langsung meminta bantuan warga sekitar untuk mencari korban.
Warga lalu melaporkan peristiwa hanyut itu ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Medan. Petugas segera mengerahkan tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian. Tim SAR memulai pencarian sejak hari pertama laporan masuk. Mereka mencari remaja hanyut itu dengan LCR, sonar aqua eyes, dan penyisiran darat di bantaran sungai.
Sebanyak 20 personel gabungan ikut mencari remaja itu. Tim tersebut terdiri dari Basarnas Medan, TNI, Polri, BPBD, potensi SAR, dan warga. Tim akhirnya menemukan remaja itu tersangkut di batang kayu dan semak di pinggir sungai. Lokasinya sekitar 200 meter dari titik awal kejadian.
Petugas segera mengevakuasi jenazah remaja tersebut dan menyerahkannya kepada keluarganya. Proses evakuasi berjalan lancar dan tertib. Kepala Kantor SAR Medan, Hery Marantika, menyampaikan belasungkawa atas musibah ini. Ia berterima kasih kepada semua pihak yang membantu mencari remaja hanyut itu.
“Kami berduka atas kejadian ini. Tim kami bersama potensi SAR dan warga bekerja maksimal dalam pencarian remaja hanyut tersebut,” ucap Hery. (*)
