Sport  

Timnas U-20 Dilarang Main Sosmed Selama Piala Asia di China

ilustrasi

JAKARTA – Jelang lawan Iran di ajang Piala Asia U-20, pemain Timnas dilarang untuk main sosmed karena akan mempengaruhi fokus. Justru, para pemain harus lebih fokus ke pertandingan selama ajang di China ini berlangsung.

Piala Asia U-20 akan berlangsung di China, mulai dari 12 Februari hingga 30 Maret 2025. Timnas Indonesia tergabung di Grup C bersama Iran, Usbekiztan dan Yaman. Laga pertama, Indonesia harus berhadapan dengan Iran pada Kamis (13/2/2025).

Lalu menantang juara bertahan edisi 2023, yakni Usbekiztan pada Minggu (16/2/2025). Terakhir adalah melawan Yaman pada 19 Februari 2025. Kick off semua pertandingan pada pukul 19.30 WIB.

Jika ingin lolos ke Piala Dunia U-20, maka Timnas minimal bisa berada di posisi 2 Grup C. Karena hanya tim terbaik dan runer up yang akan lolos ke perempat final.

Timnas U-20 sempat menggelar uji coba bersama 3 negara sebagai persiapan di Piala Asia. Ketiga negara tersebut adalah India, Yordania dan Suriah. Tim asuhan Indra Syafri ini menelan 2 kekalahan, dari Yordania dan Suriah. Satu-satunya kemenangan dipetik dari India dengan skor 4-0.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir memastikan, persiapan Timnas U20 sudah matang dan selalu fokus di tiap laga. Dengan demikian, bisa memenuhi target untuk lolos ke Piala Dunia U20 di Chile, pada September mendatang.

Di akun instagram miliknya @erickthohir, dia membuat aturan khusus. Salah satunya adalah semua pemain Timnas U-20 dilarang main sosmed.

“Jangan fikirin sosmed, pandangan yang justru akan menjatuhkan kalian,” katanya.

Menurutnya, tidak ada yang mustahil selama pemain selalu fokus dan percaya diri di tiap laga. Hingga target lolos piala dunia, bisa terwujud.

“Tidak ada yang tidak mungkin kalau kita benar-benar berusaha, fokus, dan berjuang dengan mental & mindset juara,” katanya. (*)

Exit mobile version