Tragis: Bocah Disiksa Ayahnya Ditemukan Tidur di Atas Kardus di Lorong Pasar Jakarta Selatan

Jakarta Selatan – Potret kegetiran hidup kembali muncul di jantung ibu kota. Seorang bocah laki-laki berusia sekitar 10 tahun ditemukan tidur beralaskan kardus di lorong sempit sebuah pasar kawasan Jakarta Selatan. Ironisnya, anak tersebut diduga menjadi korban kekerasan fisik oleh ayah kandungnya sendiri.

Penemuan ini terjadi saat petugas keamanan pasar melakukan patroli rutin malam hari. Saat ditemukan, bocah tersebut tampak lelah, kotor, dan ketakutan. Ia hanya mengenakan pakaian lusuh dan tidak membawa barang bawaan lain, kecuali sebuah kantong plastik kecil berisi baju usang.

Warga yang mengetahui kondisi anak itu langsung menghubungi pihak kepolisian dan dinas sosial. Menurut keterangan awal, sang bocah mengaku melarikan diri dari rumah karena tak tahan mengalami kekerasan berulang dari ayahnya. Ia mengaku sering dipukul dan dimaki tanpa alasan jelas.

Dari hasil pemeriksaan awal oleh pihak P2TP2A dan kepolisian, terdapat luka-luka lama di tubuh korban yang menunjukkan dugaan kuat adanya kekerasan  yang terjadi secara berulang.

“Anak ini mengalami trauma berat. Ia bahkan takut saat bertemu petugas laki-laki,” ujar salah satu relawan dari Dinas Sosial.

Saat ini, bocah tersebut telah diamankan di rumah perlindungan anak milik Dinas Sosial DKI Jakarta. Pihak kepolisian tengah menyelidiki kasus ini dan telah mengidentifikasi identitas ayah kandung korban.

Jika terbukti melakukan kekerasan terhadap anak di bawah umur, pelaku dapat dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak, dengan ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun.

Kasus ini kembali membuka mata publik bahwa masih banyak anak-anak di sekitar kita yang hidup dalam kekerasan dan ketidakamanan. Warga diimbau untuk segera melapor jika melihat tanda-tanda kekerasan terhadap anak di lingkungan mereka.


Baca berita lengkap lainnya di: https://www.bercahayanews.com/

Exit mobile version