CILACAP – Wakil Bupati Cilacap (Wabup) Ammy Amalia Fatma Surya, tak kuasa dan justru menangis saat menerima pertanyaan terkait kasus pembunuhan balita oleh bank plecit. Baginya, kasus ini seperti cerminan baginya yang punya anak masih kecil.
FAS (22), tersangka pembunuh balita di Wanareja, merupakan oknum bank plecit. Dia menjalin hubungan gelap dengan ibu korban, RI (24). Pelaku tega membunuh AKA (3) di Gunung Cikukun pada 7 Agustus 2025.
Penyidik Polresta Cilacap menggunakan pasal 340 KUHP untuk menjerat FAS. Sementara RI terjerat Pasal 80 ayat 3 juncto Pasal 76C UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.
Wabup Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya mengaku sangat sedih dan menangis saat dicecer wartawan tentang tragedi ini.
“Saya sebenarnya, kalau mau ceritain kasus ini agak pengen nangis. Karena saya juga punya anak kecil,” kata Wabup Cilacap sambil menangis.
Menurutnya, kedua pelaku sudah melakukan perbuatan keji hingga menghilangkan nyawa anak. Ini sekaligus membuat penderitaan bagi kelaurga korban. Apalagi, perbuatan kedua pelaku ada unsur pembunuhan berencana.
“Kalau melihat kronologinya, tentu saja sangat memenuhi unsur Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Karena ada penyerahan dari ibu kandung kepada, yang katanya “pacar ibu kandungnya”. Dan kemudian apa yang dilakukan oleh pacar ibu kandung terhadap korban juga direkam melalui video dan mendapat persetujuan dari ibu kandungnya,” terang Wabup Cilacap Ammy.
Hingga dia mendorong agar penyidik, jaksa dan hakim bisa menggunakan hukuman paling berat bagi kedua pelaku. Yakni hukuman mati atau paling tidak seumur hidup.
“Saya akan mengawal kasus ini sampai selesai. Dan saya akan mendesak kekejaksaan negeri untuk memberikan tuntutan maksimal. Yaitu setidak-tidaknya seumur hidup,” katanya.
Wabup Ammy mengatakan, Pemkab Cilacap sudah mengambil sejumlah langkah terkait kasus ini. Salah satunya mendampingi kakak korban yang masih berumur 8 tahun.
“Kami sudah mengirim Dinsos PPPA untuk nomor satu dulu, yakni masalah keamanan kakaknya yang masih umur 8 tahun,” tegasnya. (*)
