Waspadai Suara Kasar Mesin: Penyebab, Dampak, dan Solusi Perawatannya

Ilustrasi

JAKARTA- Suara kasar mesin sering mengganggu kenyamanan berkendara dan menimbulkan anggapan bahwa pemilik motor kurang merawat kendaraannya. Bila dibiarkan tanpa penanganan, suara tersebut bisa menjadi tanda awal kerusakan serius dan berujung pada biaya servis yang membengkak.

Sayangnya, sebagian pemilik motor justru menyamarkan suara kasar mesin dengan mengganti knalpot. Padahal, tindakan terbaik adalah segera memeriksa sumber suara untuk mempercepat perbaikan dan mencegah kerusakan lanjutan.

Penyebab Umum Suara Kasar Mesin

Beberapa penyebab umum suara kasar mesin antara lain kekurangan oli, rantai keteng kendur, atau kebocoran kompresi. Pada motor yang sudah berusia lebih dari lima tahun, keausan piston dan baut yang longgar juga menjadi pemicu munculnya suara kasar.

Khusus motor matic, suara ini bisa berasal dari gear box aus, roller peyang, atau v-belt dan plastic slider yang sudah tidak presisi. Komponen CVT yang aus sering menimbulkan getaran dan suara kasar mesin yang semakin keras jika pengendara tidak segera memperbaikinya. Selain itu, kampas kopling yang menipis akibat usia pakai juga memicu suara kasar mesin dan wajib pengendara waspadai.(*)


Solusi dan Perawatan yang Tepat

Untuk mencegah kondisi ini, pemilik kendaraan harus rutin melakukan servis berkala sesuai anjuran pabrikan dan jarak tempuh. Dengan melakukan pemeriksaan menyeluruh di bengkel resmi seperti AHASS, mekanik dapat mendeteksi dan menangani penyebab suara kasar mesin secara tepat dan efisien.

Exit mobile version