CILACAP – 1 korban kapal tenggelam di perairan selatan Cilacap, belum bisa ditemukan. Meski tim pencari gabungan sudah melakukan operasi pencarian sepanjang Rabu (8/2/2023). Petugas memutuskan untuk menghentikan pencarian, tepat pukul 17.00.
Kapal Gilang Putra Ramadan Jaya (GPRJ), milik nelayan Cilacap, tenggelam di perairan selatan Jawa. Kapal dengan 5 ABK ini hilang kontak sejak Senin (6/2/2023) pagi.
Informasi menyebutkan, kapal nelayan Cilacap ini berangkat pada Senin dini hari. Ada 5 ABK yang ada di atas kapal jenis compreng tersebut. Seharusnya, kapal ini sudah kembali ke dermaga pada Senin sore.
Namun sampai Senin malam, kapal bersama ABK juga belum terlihat bersandar ke pelabuhan nelayan.
Tim SAR gabungan langsung melakukan upaya pencarian sejak Rabu pagi. Personil berasal dari Basarnas Cilacap, Polairud Polresta Cilacap, relawan dan sejumlah nelayan.
Hari pertama pencarian, petugas berhasil menyelamatkan 3 ABK. Yakni Daryono (45), Misnadi (42) dan Iung (52). Selain itu, petugas berhasil menemukan 1 korban kapal tenggelam lainnya dalam keadaan meninggal dunia.
Korban kapal tenggelam yang meninggal dunia adalah Miun (50). Seluruh korban ini tercatat sebagai warga Kelurahan Tegalkamulyan, Cilacap. 1 ABK lainnya masih dalam pencarian bernama Mandra, asal Banyumas.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, Adah Sudarsa mengatakan, tim SAR sudah melakukan pencarian. Mereka berangkat dari pelabuhan Cilacap sampai ke arah Pantai Jetis, kurang lebih 5 KM.
“Korban atas nama Mandra belum bisa ditemukan,” katanya.
Karena itu, Tim SAR gabungan akan kembali mencari korban kapal tenggelam pada Kamis (9/2/2023). Tim ini akan berangkat pukul 09.00 dan memperluas lokasi pencarian.
“Pencarian kita lanjutkan Kamis,” tegasnya. (*)
