News  

Ada Sarang Tawon di Rumah, Damkar Turun Tangan

Petugas Damkar Cilacap tengah mengevakuasi sarang tawon dari atap salah satu rumah warga. Dalam sepekan, petugas Damkar Cilacap evakuasi 2 sarang tawon dari rumah warga di 2 lokasi berbeda. (doc)

CILACAP – Dalam sepekan ini, petugas Damkar Cilacap turun karena ada sarang tawun di dalam rumah warga. Kedua sarang tawon ini sudah besar dan ada di atap rumah warga. Akibatnya, penghuni rumah dan tetangga merasa takut hingga mereka meminta bantuan petugas Damkar Cilacap.

Pertama, sarang tawon di rumah Nuryanti Susilah, warga Jalan Yos Sudarso Kelurahan Tambak Reja, Cilacap pada 13 Juni 2023. Sarang tawon vespa avinis ini berukuran 70 x 40 cm dan berada di atap. Petugas berhasil mengevakuasi sarang tersebut hingga rumah kembali aman.

Menyusul kemudian sarang tawon di rumah Sri Mulyono, warga Desa Cimanggu, Cilacap. Petugas juga berhasil mengevakuasi sarang tawon yang ada di bawah atap. Ukurannya juga hampir sama dengan kejadian pertama. Yakni 70 x 80 cm dengan jenis vespa avinis.

Namun selama operasi tangkat tawon ini, ada 3 orang yang sempat tersengat. Namun demikian, korban tidak mengalami masalah berarti karena langsung mendapatkan perawatan.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Cilacap, Supriyadi mengatakan, langkah operasi tangkat tawon ini setelah petugas menerima laporan dari warga.

“Ada laporan dari warga tentang keberadaan sarang tawon di dalam rumah. Mereka merasa khawatir karena tawon bersarang berada di atap,” katanya.

Petugas UPT Damkar Cilacap selama ini sudah memiliki kemampuan untuk mengevakuasi hewan tertentu. Mulai dari tawon hingga buaya sungai pada 13 Juni 2023. Petugas mengevakuasi buaya sungai setelah tertangkap oleh Suratman saat memancing di sungai dekat rumahnya. Lalu ada operasi penangkapan ular yang juga sempat masuk ke dalam rumah warga.

Kemampuan para petugas ini juga didukung dengan peralatan memadai. Termasuk Alat Perlindungan Diri (APD). Hingga operasi tangkap tawon dan juga evakuasi buaya bisa berjalan lancar.

“Ini bagian dari evakuasi penyelamatan non kebakaran,” tegasnya. (*)

Exit mobile version