News  

Agustus, Bulan Penuh Festival

Pawai budaya di Cilacap, tahun 2022. Tahun ini, agustus penuh dengan festival karena bertepatan dengan tahun baru islam. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Sepanjang Agustus 2023 ini, menjadi momen penuh festival. Masyarakat akan mendapatkan beragam suguhan festival. Baik yang berhubungan dengan HUT RI dan perayaan lainnya. Karena Agustus 2023 bertepatan dengan 1 Muharram atau awal tahun baru Islam.

Masyarakat Jawa mengenal 1 Muharram dengan 1 Syura. Dan sepanjang bulan ini, penuh dengan ritual atau tradisi. Pertama adalah tradisi malam 1 syuro. Lalu ada sedekah laut yang sudah berlangsung pada Jumat (28/7/2023) di Pantai Teluk Penyu Cilacap dan menjadi tradisi para nelayan.

Tidak ketinggalan, para petani juga menggelar tradisi lain berupa sedekah bumi. Dan mayoritas masyarakat Cilacap menggelar tradisi ini di penjuru desa masing-masing.

Di Cilacap, 269 berstatus desa. Sisanya yakni 15 berstatus kelurahan dan tersebar di Kecamatan Cilacap Selatan, Utara dan Tengah. Dari 269 desa ini, hampir seluruhnya terbiasa menggelar tradisi sedekah bumi.

Dan sepanjang Agustus juga, selalu ada kegiatan untuk memeriahkan peringatan HUT RI. Tahun 2023 ini, festival Agustus memang belum nampak. Sebut saja kegiatan tarik tambang, panjang pinang dan pawai budaya. Masyarakat masih fokus pada tradisi sedekah bumi dan sedekah laut. Kemungkinan besar, festival baru akan nampak pada pekan kedua Agustus 2023.

Dari berbagai even tersebut, pawai budaya selalu menyedot perhatian besar warga. Baik pawai di tingkat kecamatan maupun kabupaten. Dan hampir seluruh kecamatan memiliki agenda tersebut.

Salah satu kecamatan yang rutin menggelar pawai budaya adalah Majenang. Wilayah ini sejak 10 tahun terakhir sudah menggilir dan memisahkan kategori peserta. Yakni TK, SD, SMP, SMA dan umum. Kategori TK, SD dan SMP akan menggelar pawai tahun ini. Sementara SMA dan umum sudah melakukannya tahun 2022 lalu.

Namun masyarakat umum tahun ini mendesak agar mereka bisa ikut pawai budaya atau karnaval. Hingga panitia lalu mengakomodir keinginan tersebut.

“Tahun ini tetap ada kategori umum,” ujar Camat Majenang, Aji Pramono. (*)

Exit mobile version