News  

BPOM Dorong Jamu Cilacap Aman

Peserta fun game ikut permainan kerja sama di Markas Kopassus Cilacap, Kamis (22/9/2022). Fun game dan FGD digelar oleh Loka POM Banyumas untuk dorong perkembangan jamu di wilayah Banyumas Raya agar menjadi produk yang aman. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – BPOM melalui Loka POM Banyumas, dorong ada perubahan jamu Cilacap menjadi lebih aman. Ini karena Cilacap punya nama tersendiri berkat produk jamu. Termasuk berkembangnya usaha herbal di Cilacap dan sekitarnya.

Kepala Loka POM Banyumas, Suliyanto mengatakan, BPOM sangat berkepentingan dan dorong agar Cilacap menjadi produsen jamu yang aman serta legal.

“Cilacap di Indonesia suda terkenal akan jamunya. Kita akan dorong lagi agar jamu-jamu yang terkenal dari cilp adalah jamu aman dan legal,” ujarnya, Kamis (22/9/2022).

Suli menambahkan, salah satu upaya ini dengan menggandeng stake holder pentahelix. Yakni terdiri dari pemerintah, pengusaha, akademisi, masyarakat dan media massa. Bentuk nyata adalah menggelar Focus Group on Discussion (FGD) pada Jumat (23/9/2022).

FGD ini akan menghadirkan 5 unsur sebagai narasumber. Mulai dari BPOM, Dinas Kesehatan, Dosen dan tokoh masyarakat.

“Kami mengundang Ibu Teti Rohatiningsih, Anggota DRP RI Komisi 4 dan kita bicara bareng-bareng,” kata dia.

Loka POM juga mengadakan kegiatan out dor yang melibatkan seluruh stake holder di Markas Kopassus Cilacap. Peserta mengikuti sejumlah permainan yang menumbuhkan kerja sama tim.

“Hari pertama fun game. Lanjut nyeberang ke Nusakambangan. Kita ada acara di Lapas Permisan. Ini suatu kegiatan yang mungkin tidak biasa karena Permisan ini pantai tertutup,” kata Suli.

Dari FGD ini, dia berharap akan muncul sinergi antar semua stake holder. Juga kesimpulan bersama untuk membuat langkah agar Cilacap, Banyumas dan sekitarnya bisa memproduksi jamu yang aman.

“Kita buat kesimpulan, langkah-langkah ke depan agar jamu-jamu herbal di wilayah kita bisa berkembang baik. Tentunya jamu-jamu yang baik,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, dr Pramesti Griyana Dewi memberikan dukungan atas program Loka Pom Banyumas. Apalagi, Loka POM sudah memperlihatkan hasil pembinaan dengan berkembangnya jamu herbal.

“Kita sudah berkembang. Bahkan pasaran sampai ke luar negeri. Jadi mungkin ini perlu penguatan dari sisi keamanannya,” katanya.

“Nanti kita bersinergi untuk menghasilkan produk jamu yang terbaik,” tegasnya. (*)

Exit mobile version