News  

Brimob Ledakan Granat Temuan Warga

Petugas Gegana Brimob membawa serpihan usai meledakan granat temuan warga, Jumat (4/11/2022). Peledakan granat di hutan agar jauh dari rumah warga. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Tim dari Unit Gegana Brimob Banyumas, akhirnya ledakan granat temuan warga Desa Sepatnunggal Kecamatan Majenang, Jumat (4/11/2022). Keputusan untuk ledakan granat itu setelah Unit Gegana Brimob berkoordinasi dengan aparat di Kecamatan Majenang, Kamis (3/11/2022).

Warga Dusun Ciawi Desa Sepatnunggal Kecamatan Majenang, Cilacap, temukan granat tangan, Rabu (2/11/2022). Granat ini terlihat saat warga tersebut tengah meratakan pekarangan untuk garasi. Hanya saja, warga yang temukan granat ini tidak menyadari kalau barang tersebut berbahaya.

Baru pada Kamis (3/11/2022), temuan ini membuat geger warga setempat. Ini setelah Ketua RT melihat benda mencurigakan tersebut dan menduganya sebagai granat tangan. Temuan ini segera dia laporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek dan Koramil Majenang.

Saat peledakan granat, masyarakat berkumpul dan berusaha menyaksikan kerja petugas Brimob. Namun mereka tidak bisa lebih dekat lagi karena petugas terus meminta agar warga menjauh. Petugas di lokasi peledakan menggunakan pengeras suara agar warga menjauh, beberapa saat sebelum terdengar ledakan keras. Saking kerasnya, suara ledakan ini terdengar sampai sekitar 2 KM.

Kanit Gegana Brimob Banyumas, Ipda Sriyanto memastikan petugas sudah ledakan granat temuan warga.

“Benda yang kita duga granat itu sudah kita lakukan disposal,” kata Ipda Sriyanto.

Namun dia belum bisa memastikan apakah benda berbahaya itu benar-benar granat. Demikian juga dengan jenis dan tipe granat tersebut. Pihaknya akan membawa sisa benda-benda itu ke Markas Satuan Brimob Banyumas. Sementara hasilnya nanti akan mereka sampaikan ke Polsek Majenang.

“Untuk hasilnya kita akan sampaikan ke Pak Kapolsek (Majenang). Jenis granatnya apa dan seperti apa,” kata dia.

“Kuat dugaan ya granat,” tambah Sriyanto lagi.

Dia memastikan, proses peledakan granat ini mempertimbangkan faktor keselamatan warga. Hingga harus jauh dari pemukiman, dan melarang warga untuk mendekati lokasi.

“Iya betul. Lokasi harus jauh dari rumah dan perkampungan warga. Harus aman,” tegasnya. (*)

Exit mobile version